AJV Nilai Jurnalistik Penyiaran Wewenang KPI

PDAM Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Dewan pembina Aliansi Jurnalis Video (AJV) Haris Jauhari menilai kewenangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sangat luas.

Terlebih diwilayah jurnalistik media penyiaran Televisi dan Radio. Hal tersebut diungkapkan Haris Jauhari saat menjadi narasumber di Focus Group Discusion ( FGD) KPID Sulawesi Selatan, Rabu 17 Februari.

Menurut jurnalis senior ini, KPI mestinya mengatur penuh kerja kerja jurnalistik di media penyiaran dan tidak menyerahkan tugas tersebut ke lembaga lain yang statusnya jauh dibawa lembaga KPI yang dilahirkan dari Undang Undang 32 tahun 2002 tentang penyiaran.

” Kewengangan KPI sangat luas. Tidak hanya mengatur konten-siaran hiburan tapi kewengan kerja jurnalistik media penyiaran harusnya menjadi kontrol penuh KPI ” ujar Haris.

Kedudukan KPI sangat jelas di undang-undang penyiaran, untuk melakukan pengawasan terhadap lembaga penyiaran. Namun, selama ini KPI malah terkesan memberikan kewengan jurnalistik penyiaran ke lembaga lain.

Dalam FGD KPID Sulsel yang mengangkat tema Urgensi revisi P3SPS KPI tersebut juga dihadiri Dadang Rahmat Hidayat ketua KPI periode 2011-2014, Rusdin Tompo Ketua KPID Sulsel 2011-2014, Irsal Ambiya Komisioner KPI Pusat, Andi Lukman Irwan akademisi Unhas dan Mardiana Rusli mantan ketua AJI Makassar. (*)

Pemkot Makassar SC