banner dprd mkassar

Dari Lomba hingga Karaoke Bersama, Warga Prima Griya Panakkukang Rayakan HUT ke-81 RI Penuh Kekeluargaan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR — Semangat kemerdekaan terasa hangat di Kompleks Prima Griya Panakkukang RT 02/RW 06, Kelurahan Bitowa. Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dengan menghadirkan 19 jenis perlombaan, penerimaan hadiah bagi para pemenang, hingga malam ramah tamah dan hiburan warga.

Rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak pelaksanaan berbagai perlombaan tersebut mencapai puncaknya pada malam penutupan dan penerimaan hadiah para pemenang lomba, Senin malam, 17 Agustus 2026.

Malam penutupan menjadi momentum bagi panitia dan seluruh warga untuk memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi sekaligus merayakan keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan.

19 Perlombaan, Lima Kategori Peserta

Perayaan HUT ke-81 RI tahun ini menghadirkan 19 jenis perlombaan yang terbagi dalam lima kategori peserta, yakni Batita–TK, SD kelas 1–3, SD kelas 4–6, SMP, dan SMA.

Berbagai perlombaan khas 17 Agustus digelar, di antaranya futsal, estafet air, mengisi air ke ember, mengisi air ke dalam botol, serta sejumlah permainan lainnya yang disesuaikan dengan kategori usia peserta.

Sejak rangkaian kegiatan dimulai, antusiasme tidak hanya terlihat dari para peserta, tetapi juga dari orang tua dan warga yang turut hadir memberikan dukungan. Suasana kompetisi berlangsung meriah, namun tetap diwarnai sportivitas, canda, dan kebersamaan.

Malam Penutupan Sekaligus Penerimaan Hadiah

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Para juara dari berbagai kategori menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas semangat, partisipasi, dan sportivitas yang telah ditunjukkan selama mengikuti perlombaan.

Momen penerimaan hadiah berlangsung meriah, khususnya ketika anak-anak dan para peserta dipanggil satu per satu untuk menerima penghargaan. Sorak dan tepuk tangan warga turut mengiringi setiap penerima hadiah.

Bagi panitia, hadiah bukan semata-mata soal kemenangan, tetapi menjadi bentuk penghargaan atas keberanian untuk berpartisipasi dan ikut memeriahkan perayaan kemerdekaan.

Ketua Panitia: Di Luar Ekspektasi Kami

Ketua Panitia, Pritta Dewi Windyaningrum, SE, mengaku tidak menyangka rangkaian kegiatan mendapat dukungan dan antusiasme yang begitu besar dari warga maupun para donatur.

“Sejujurnya, kami tidak berekspektasi acara ini bisa semeriah ini. Semuanya di luar dugaan kami. Antusiasme warga luar biasa dan dukungan para donatur yang masuk juga sangat besar. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini,” ujar Pritta.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama panitia, dukungan pengurus lingkungan, warga, serta para donatur yang memiliki semangat yang sama untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan.

Ia pun berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun tidak berhenti setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Semoga tahun depan kita dipertemukan kembali dan bisa membuat kegiatan yang lebih meriah lagi. Yang paling penting, kebersamaan dan kekompakan warga ini tetap kita jaga,” harapnya.

Ketua RT: Kemerdekaan Bukan Sekadar Lomba dan Hadiah

Pesan berbeda disampaikan Ketua RT, Andi Muhammad Adhar, SKM. Dalam sambutannya, ia mengajak warga melihat peringatan kemerdekaan lebih jauh dari sekadar perlombaan, kemeriahan, maupun pembagian hadiah.

Menurutnya, salah satu nilai terpenting yang lahir dari kegiatan tersebut adalah gotong royong. Warga dengan berbagai latar belakang dapat berkumpul, bekerja bersama, dan memberikan kontribusi untuk satu tujuan.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan semata-mata tentang lomba dan hadiahnya. Ada sesuatu yang jauh lebih penting, yaitu semangat gotong royong kita sebagai sesama warga dalam bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” kata Andi Muhammad Adhar.

Ia juga mengajak warga menerjemahkan makna “merdeka” dalam kehidupan bertetangga sehari-hari.

“Mari kita merdeka dari berbagai persoalan di lingkungan kita, merdeka dari perselisihan sesama warga. Ketika ada perbedaan atau persoalan, mari kita duduk bersama dan menyelesaikannya melalui musyawarah serta semangat kekeluargaan,” ujarnya.

Ia menutup pesannya dengan mengajak setiap warga menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang untuk memperbaiki diri.

“Mari kita merdeka dengan versi terbaik diri kita masing-masing.”

Ketua RW: Jaga Kekompakan dan Silaturahmi

Sementara itu, Ketua RW, Muhammad Aris, SP, mengingatkan bahwa kemeriahan peringatan 17 Agustus tidak boleh membuat masyarakat melupakan makna sejarah di balik kemerdekaan yang dinikmati hari ini.

Ia mengajak warga mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Muhammad Aris juga memberikan apresiasi kepada Ketua Panitia dan Ketua RT yang telah membangun koordinasi dengan baik bersama warga sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.

“Terima kasih kepada Ketua Panitia, Ketua RT, panitia, dan seluruh warga yang telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik demi kelancaran kegiatan ini. Harapan kami, kekompakan dan silaturahmi seperti ini terus dipertahankan,” ungkapnya.

Karaoke Bersama Hangatkan Malam Penutupan

Setelah rangkaian sambutan dan penerimaan hadiah para pemenang lomba, suasana malam semakin santai melalui hiburan dan karaoke bersama.

Warga menikmati malam kebersamaan dengan bernyanyi, bercanda, dan bersilaturahmi. Anak-anak, orang tua, panitia, hingga pengurus lingkungan berbaur dalam suasana penuh keakraban.

Malam hiburan tersebut menjadi penutup yang hangat setelah seluruh rangkaian perlombaan dan penerimaan hadiah selesai dilaksanakan.

Bagi warga Prima Griya Panakkukang, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat gotong royong, sportivitas, musyawarah, kepedulian, kekompakan, dan silaturahmi antarwarga.

Kemeriahan 19 perlombaan memang telah berakhir. Hadiah telah diterima para pemenang, dan malam penutupan telah usai. Namun, semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus hidup dalam keseharian warga.

Dari lingkungan, dari kebersamaan, dan dari gotong royong, semangat kemerdekaan terus dirawat.

kegiatan ini di hadiri oleh tokoh masyarat, tokoh agama dan unsur elemen lainnya dan warga sekitar.

PDAM Makassar