SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di Makassar, Sabtu. Dalam sambutannya, Bahlil menegaskan bahwa Ilham Arief Sirajuddin (IAS) merupakan figur yang dinilai mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.
Menurut Bahlil, Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah yang akan menghasilkan tiga keputusan strategis, yakni mengevaluasi kepengurusan, menyusun program kerja dan rekomendasi, serta memilih Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel.
Ia mengingatkan bahwa Sulawesi Selatan selama ini dikenal sebagai lumbung suara Partai Golkar di kawasan timur Indonesia. Namun, dominasi tersebut mengalami penurunan pada Pemilu 2024 sehingga diperlukan konsolidasi menyeluruh untuk mengembalikan kejayaan partai.
“Setelah Musda selesai, saya meminta segera dilaksanakan Muscab di seluruh kabupaten dan kota, kemudian dilanjutkan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Kekuatan Partai Golkar ada di akar rumput. Kalau berbicara Golkar di wilayah timur, simpulnya ada di Sulawesi Selatan,” ujar Bahlil.
Dalam kesempatan itu, Bahlil juga menjelaskan alasan pemberian hak diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel. Menurutnya, pemberian diskresi merupakan hak prerogatif Ketua Umum yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.
Ia menilai dinamika politik yang pernah membuat IAS keluar dari Partai Golkar bukan menjadi penghalang untuk kembali mengabdi.
“Kalau sudah merasa, sekalipun pernah hijrah ke partai lain, kemudian ingin kembali, kita buka pintu. Itu tidak masalah. Ada aturan yang memungkinkan melalui diskresi sebagai hak prerogatif Ketua Umum,” katanya.
Bahlil mengungkapkan telah lama mengenal sosok Ilham Arief Sirajuddin, baik saat menjabat Wali Kota Makassar selama dua periode maupun ketika memimpin organisasi sayap dan kepengurusan Partai Golkar.
Menurutnya, pengalaman IAS sebagai mantan Ketua AMPI dan mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel menjadi modal besar untuk membangkitkan kembali kekuatan partai di daerah.
“Saya mengenal Pak Aco sejak lama. Beliau punya pengalaman panjang di Golkar. Saya yakin beliau mampu mengembalikan suara Partai Golkar di Sulawesi Selatan dan menambah perolehan kursi pada Pemilu 2029,” tegas Bahlil.
Ia juga menegaskan Partai Golkar tetap konsisten sebagai partai pendukung pemerintah. Meski banyak kader yang kemudian mendirikan atau bergabung dengan partai lain seperti NasDem, Gerindra, Demokrat, dan Hanura, Golkar tetap berdiri kokoh dan terus menjalankan amanah konstitusi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhidin M. Said, menyampaikan rasa syukur karena Musda XI akhirnya dapat terlaksana setelah sempat tertunda. Ia mengaku tugasnya sebagai Plt selama delapan bulan telah selesai dan berharap kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi hingga ke daerah.
Musda XI Golkar Sulsel sebelumnya diproyeksikan menghadirkan persaingan antara Ilham Arief Sirajuddin dan Munafri Arifuddin (Appi). Namun, Appi tidak menghadiri Musda karena sedang menunaikan ibadah umrah, sehingga Ilham Arief Sirajuddin hampir dipastikan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.









