banner dprd mkassar

Darurat pelayanan RS di Sulsel, Prof Andalan Akan Bangun 6 RS Regional

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 3 Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) mengaku sangat prihatin melihat kondisi kondisi pelayanan Rumah Sakit saat ini di Sulawesi Selatan.

Seperti dilansir dibeberapa media, bahwa para pasien Rumah Sakit (Red) terpaksa harus mengantri panjang demi mendapatkan pelayanan Rumah Sakit dan yang lebih riskan lagi pasien operasi yang harus menunggu dua pekan untuk mendapatkan tindakan.

Tim Media Prof Andalan, Haeruddin Nurman, berpendapat bahwa sudah darurat pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan. pasangan yang dikenal dengan kerja nyatanya selama memimpin Bantaeng, sudah meyiapkan solusi khusus untuk memecahkan permasalahan perihal pelayanan dan akses kesehatan di Sulawesi Selatan.

Elu, berpendapat, bahwa sebagian besar pelayanan kesehatan Rumah Sakit selalu dipusatkan di Kota Makassar. Jadi seluruh warga yang ada di 24 kabupaten ini harus di rujuk ke makassar. Selain itu, kata Elu, permasalahan lain seperti sistem pelayanan yang tidak dibarengi dengan penambahan jumlah sumber daya manusia yang masih kurang, membuat permasalahan ini semakin besar. seperti pelayanan sistem administrasi, jumlah dokter spesialis yang tidak mencukupi.

“ Sulsel sudah darurat pelayan kesehatan, Jadi untuk menjawab itu, Prof Andalan akan bangun rumah sakit regional di 6 titik yang tersebar di daerah yang bisa menyamai fasilitas RS Wahidin, tidak hanya itu, kami siapakan ambulance siaga 24 Jam untuk rakyat ” kata Elu, Selasa (20/3/2018).

Pembangunan rumah Sakit tersebut kata Elu, juga akan dibarengi dengan penambahan Dokter spesialis di bidangnya masing – masing.

Dengan hadirnya, Rumah Sakit dan Pelayanan di 6 titik Regional tersebut, Elu menuturkan, hal itu akan mampu memecahkan permasalahan darurat pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan.

“Prof Andalan berkomitmen soal itu (Pembangunan Rumah Sakit) demi memudahkan akses kesehatan dan juga model pelayanan yang lebih cepat,” tutup Elu.(*)

PDAM Makassar