Suarakan Perlindungan Anak, STC dan LPP Bone Libatkan PATBM Sao Makkiade serta KKN UINAM Desa Massenrengpulu

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, BONE – Save The Children (STC) dan Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) Kabupaten Bone libatkan PATBM Sao Makkiade serta KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 66/67 Desa Massenrengpulu dalam menyuarakan perlindungan terhadap anak yang dilakukan pada pukul 09.30 WITA di Kantor Desa Massenrengpulu, Kecamatan Lamuru, Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (20/10/2021).

Dalam materinya, Kepala UPTD Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Agung Rahmadi menjelaskan tentang hak-hak anak yang harus dilindungi dan dijaga oleh masyarakat agar tidak terjadi tindak kekerasan terhadap anak.

“Hal yang harus diperhatikan dalam perlindungan anak, yaitu semua bentuk kekerasan fisik, mental, pelukan/perlakuan salah, penelantaran/perlakuan menelantarkan, eksploitasi, dan kekerasan seksual,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa keamanan pelaku, pelapor, atau korban terkait kekerasan terhadap anak juga dijamin keamanannya oleh PATBM agar tidak bocor dan tetap terjaga.

“Jadi bapak-bapak dan ibu-ibu tidak usah takut melaporkan ketika melihat tindak kekerasan terhadap anak. Selain itu, korban juga tidak usah takut untuk menceritakan kejadian terhadap kekerasan yang telah dialaminya, karena semua itu akan dijamin kerahasiaannya, baik pelapor, korban, bahkan pelaku,” jelasnya lagi.

“Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi tindakan bullying terhadap korban, pelaku, pelapor, dan keluarganya,” lanjutnya lagi.

Ketua PATBM Sao Makkiade, Sofian Hadi juga berharap agar masyarakat harus terus diberikan pemahaman terhadap masyarakat terkait perlindungan terhadap anak.

“Masyarakat harus selalu diberikan pemahaman serta sosialisasi terkait perlindungan terhadap anak,” ujar Ketua organisasi yang didirikan pada 2019 akhir itu.

Intang Misnaeni selaku Bendahara KKN UIN Alauddin Angkatan 66/67 Desa Massenrengpulu mengatakan bahwa perlindungan terhadap anak ini sangat penting dan harus bisa diterapkan di masyarakat.

“Perlindungan terhadap anak harus terus dilakukan, karena hal tersebut menyangkut masa depan dari anak itu sendiri. Maka tugas kita sebagai masyarakat harus terus menjaga dan melindungi hak dari anak,” ujar mahasiswa dari Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Alauddin Makassar ini.

Pemerintah Desa Massenrengpulu juga berharap agar hak-hak anak bisa terus dijaga agar masa depannya bisa terjamin dan tetap merasa aman. (Ainun Muhammad)

Perumda Parkir Makassar
Pangkep SC