banner dprd mkassar

Tingkatkan Kapasitas Editor, Rumah Jurnal FAH UINAM Gelar Workshop Tata Kelola OJS 3

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Rumah Jurnal Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar kembali menggelar workshop tata kelola dan Open Journal System (OJS).

Kegiatan dengan tema “Reorientasi OJS 3 dan Panduan Reakreditasi Jurnal” ini diadakan di Hotel Sultan Alauddin Makassar, Senin (21/08/2023).

Workshop yang diikuti oleh 30 editor jurnal di lingkup UIN Alauddin Makassar, dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar Dr. Hasyim Haddade, M.Ag.

Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa pengelolaan jurnal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika akademik.

“Saya atas nama pimpinan fakultas akan terus memberikan dukungan penuh untuk penguatan jurnal termasuk reorientasi penggunaan OJS yang terus berkembang agar para editor mampu memperkuat proses manajemen jurnal,” tegasnya.

Workshop Tata Kelola OJS memiliki tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi editor jurnal dalam mengelola jurnal secara profesional dan sesuai dengan standar akreditasi nasional.

Narasumber dalam workshop ini adalah Isna Rasdianah Azis, S.Si, M.Sc (Asesor Akreditasi Jurnal Nasional dan EiC Biogenesis UINAM), Nur Arifin, S.IP, M. Hum (IT Jurnal Inkunabula UIN Datokarama Palu) dan Taufiq Mathar, S.Pd, MLIS (Ketua Rumah Jurnal UINAM dan EiC Khizanah Al-Hikmah UINAM).

Pada workshop ini, narasumber pertama, Isna Rasdianah Aziz, memaparkan peraturan baru akreditasi yang diberlakukan oleh Kemendikbud. Peraturan ini akan berlaku mulai tahun 2024.

Salah satu perubahan yang signifikan dalam peraturan baru ini adalah, Kemendikbud akan melakukan akreditasi jurnal secara ketat. Sebagai contoh, jurnal yang terindeks Scopus saat ini otomatis akan terindeks di Sinta 1.

Namun, pada aturan baru di tahun 2024, jurnal yang terindeks Scopus tidak otomatis lagi terindeks di Sinta 1, tetapi tetap dinilai dan dievaluasi sesuai aturan akreditasi jurnal nasional untuk menentukan status akreditasi Sinta.

Perubahan lain yang signifikan adalah, Kemendikbud akan menggunakan OJS 3 sebagai platform untuk penilaian akreditasi jurnal. OJS 3 merupakan versi terbaru dari OJS yang memiliki fitur dan fungsi yang lebih lengkap.

Narasumber kedua, Nur Arifin, S.IP, M.Hum memaparkan tentang penggunaan OJS 3. Beliau menjelaskan tentang fitur dan fungsi baru yang terdapat dalam OJS 3, serta cara menggunakannya.

Narasumber ketiga, Taufiq Mathar, S.Pd, MLIS memberikan tips dan trik untuk meningkatkan kualitas jurnal. Beliau juga membagikan pengalamannya dalam mengelola jurnal yang terakreditasi Sinta 2.

Para peserta workshop sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber.

Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi editor jurnal di UIN Alauddin Makassar, sehingga mereka dapat mengelola jurnal secara profesional dan sesuai dengan standar akreditasi nasional.

Di akhir acara, Dr. Zaenal Abidin, S.S, M.HI selaku Ketua Panitia berharap agar kegiatan ini bisa menjadi ajang ataupun sarana untuk meningkatkan kualitas jurnal di UIN Alauddin.

“Saya berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas jurnal di UIN Alauddin Makassar, sehingga dapat berperan lebih optimal dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” harapnya.

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *