SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Dua Kapolres dilingkup Polda Sulsel batal dirotasi karena Pilkada. Rotasi ini berdasarkan Surat Telegram Rahasia dengan nomor: ST/2597/X/KEP/2018, tertanggal 14 Oktober 2018 lalu.
Setidaknya, terdapat 149 pejabat berpangkat AKBP bergeser. Pada TR yang ditandatangani langsung oleh Irjen Pol Eko Indra Heri, sejumlah Kapolres berganti seperti, Palopo, Selayar, Bulukumba, Barru, Jeneponto, dan Pinrang.
Namun ada dua diantaranya yang batal dimutasi yakni, Kapolres Barru dan Kapolres Jeneponto. Itu diketahui setelah upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Aula Pharamartha SPN Batua Polda Sulsel, Senin (22-10-2018) tadi.
Pada sertijab tersebut hanya dihadiri, Dir Intel, Kabid Propam, Wakapolrestabes Makassar, Kapolres Pinrang, Kapolres Palopo, Kapolres Sinjai, Kapolres Bulukumba. Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono tersebut berjalan dengan lancar.
Sementara dalam surat telegram rahasia dari Kapolri, Jenderal Tito Karnavian nomor : ST/2597/X/Kep./2018, tertanggal 14 Oktober 2018, kedua Kapolres di jajaran Polda Sulsel tersebut ikut terkena mutasi atau pergeseran jabatan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi membenarkan dua Kapolres jajaran Polda Sulsel tersebut batal dilakukan mutasi. Dan pembatalan itu kata dia, karena permintaan dari Mabes Polri.
“Mereka masih diperlukan untuk pengamanan Pemilu 2019 mendatang,” ungkapnya.
Menurutnya, pembatalan ini bukanlah pertama kali terjadi, sehingga, pejabat utama Polda Sulsel ini sedikit memberikan contoh dengan mengambil kasus Kapolres Palopo yang juga pernah batal di mutasi. “Kemarin Kapolres Palopo juga diganti, tapi tidak jadi karena ada Pilkada,” jelas Dicky.



