SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Ekonomi berbasis elektronik semakin berkembang di Indonesia. Potensi ekonominya luar biasa besar dan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Data transaksi digital Indonesia tumbuh pesat dalam lima tahun terakhir.
Menurut Data dari eMarketer, transaksie-commerce Indonesia mencapai Rp 25,1triliun pada 2014 dan naik menjadi sekitar Rp 69,8 triliun pada 2016. Dalam dua tahun pertumbuhannya mencapai 179%. Startup di Indonesia juga tumbuh pesat.
Menurut data risetGoogle-Temasek(2016)
jumlah starup di Indonesia berjumlah 2.033 atau sekitar 29% dari total startup di Asia Tenggara. Jumlah tersebut lebih banyak dari Singapura yang berada di peringkat kedua dengan 1.850 startup.
Hal ini menunjukkan potensie-commerce di Indonesia luar biasa besar.
Asosiasie-Commerce Indosia (idEA) mendorong pertumbuhan e-commerce di
Indonesia dengan menggelar Kenduri Nasionale-UKM di 10 Daerah.
Salah satu program idEA ini
bertujuan untuk memberikan stimulus dan pembekalan kepada pelaku UKM agar mampu memanfaatkan teknologi dan kanal digital dalam mengembangkan bisnis mereka.
Acara ini juga bertujuan untuk mendukung percepatan implementasi Roadmape-Commercedi Indonesia yang ditetapkan pemerintah.
“Program-program pemberdayaan e-UKM akan terus kami gelar di berbagai daerah di Indonesia.Diharapkan tidak hanya menumbuhkan para pelaku industri kecil dan menengah agar mampu bersaing namun juga memberikan multiplier-effect terhadapp erekonomian nasional,” ujar Aulia E.Marinto, Ketua Umum idEA.
Tema “Kenduri” digunakan untuk mengusung semangat kenduri, semangat bekerjasama, dan menyatukan langkah guna mencapai hasil yang terbaik. Dengan adanya acara Kenduri Nasional, diharapkan UKM dapat saling bertemu, berinteraksi, baik dengan sesama UKM maupun dengan pihak-pihak pendukung seperti penyedia platform dan teknologi untuk mempercepat perkembangan UKM di Indonesia, sehingga UKM dapat memperoleh inspirasi, semangat, serta memperluas jaringan baru.
Acara Kenduri e-UKM pertama digelar di Yogyakarta pada 26-27 April 2017 dan selanjutnya akan berlangsung beruntun dimulai dari Makassar (28Agustus2017), Bandung (30Agustus 2017), dan Surabaya (7 November2017). Setelah itu roadshow akan dilanjutkan ke Balikpapan, Semarang, Medan, Pontianak, Palembang, Denpasar, dan Solo.
Dalam acara Kenduri Nasional e-UKM di 10 kota akan hadir pakar branding Subiakto Priosoedarsono, mentor usaha Jaya Setiabudi, praktisi Ads rupiah Riyeke Ustadiyanto, praktisi Facebook Ads Nofi Bayu dan praktisi seller Instagram Anton Harimawanto.
Pakar -pakar ini akan berbagi rahasia dan trik yang sudah mereka jalankan dan terbukti menghasilkan banyak produk unggulan. Bahkan, takjarang, dengan branding yang kuat di dunia online, muncul produk-produk unggulan asli Indonesia yang akhirnya berjaya diluar negeri.
Asosiasie-Commerce Indonesia (idEA) terus ambil bagian dalam percepatan ekonomi digital melalui kemitraan dengan berbagai pihak di tanah air dengan mengadakan program program edukasi dan sosialisasi yang terkaite-Commerce.(*)



