Siap Buka Rekening, Amirullah Nur Tegaskan Maju di Pilkada Maros Tanpa Cukong

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Cukong politik menjadi fenomena politik yang senantiasa terjadi di saat kontestasi Pemilihan Kepala Daerah digelar.

Ini mungcul karena realitas politik di Indonesia yang berbiaya tinggi (high cost politic), menjadi latar belakang utama maraknya praktek ‘cukong- cukong’ politik yang dilakukan oleh para investor atau pemodal untuk membiayai pilkada kepada setiap kandidat atau calon kepala daerah.

Setiap kabupaten/kota bahkan provinsi di Indonesia yang memiliki potensi untuk ‘di-eksploitasi’ oleh para pemodal menjadi sasaran utama agar melanggengkan kepentingannya.

Bakal Bupati Maros, Amirullah Nur Menegaskan tak melibatkan cukong di Pilkada Maros yang digelar 2020 mendatang. Hal ini diungkapkan Amirullah Nur kepada awak media usai menjalani uji Kompetensi di Kantor Golkar Sulsel, Senin (23/12/2019).

“Saya maju di Pilkada Maros tanpa sponsor. Jadi saya tolak cukong – cokong politik jika ada mau terlibat,” tegas Ketua DPC Demokrat Maros Itu.

Menurunya keterlibatan donator alias  cukong dalam pilkada akan berdampak buruk jalannya pemerintahan kedepan. Karena akan berbenturan kepentingan masyarakat dengan cukong.

Mantan anggota DPRD Maros itu bahkan menantang kandidat lain untuk tidak melibatkan cukong. Sebab itu akan berdampak pada integritas kepada daerah.

“Kami siap membuka isi rekening. Jangan kami yang hitung, biar golkar yang hitung,” kata Amirullah Nur saat menjawab pertanyaan salah satu anggota tim penjaringan desk Pilkada Partai Golkar.

Untuk menaikkan popularitasnya dan elektabilitasnya di pilkada Maros, Amirullah Nur telah menyebarkan alat peraga di kabupaten Maros dan sejumlah tim relawannya mulai bergerak.(*)

Andi Muhammad Fadli