banner dprd mkassar

Reses di Parepare, Warga Minta Anggota DPRD Sulsel, Muhammad Sadar Perjuangkan Penanganan Banjir Tegal

SUARACELEBES.COM, PAREPARE – Persoalan banjir yang selama ini menjadi kekhawatiran warga Tegal, Kelurahan Lumpue, Kota Parepare, menjadi aspirasi utama dalam kegiatan Reses dan Temu Konstituen Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang dilaksanakan Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, H. Muhammad Sadar, di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Minggu (26/7/2026).

Kehadiran Muhammad Sadar disambut antusias masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Lapadde Rahman, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.

Salah seorang warga, Yulianti, mengungkapkan bahwa banjir yang melanda kawasan Tegal setiap musim hujan kerap mencapai ketinggian yang membahayakan. Menurutnya, warga selalu diliputi rasa khawatir karena air datang dengan cepat akibat banjir kiriman.

“Masalah banjir ini harus ada solusinya agar tidak terus terulang. Air pernah sampai setinggi leher. Kami selalu waspada karena kalau hujan, air langsung meluap. Ini banjir kiriman,” ujar Yulianti.

Selain persoalan banjir, warga juga mengeluhkan minimnya fasilitas penanganan sampah. Nurwana berharap Pemerintah Kota Parepare dapat menyediakan bak sampah umum agar sampah tidak lagi berserakan.

“Kalau bicara Tegal, kita juga bicara sampah. Sampah di sini masih berserakan. Kami berharap pemerintah menyediakan bak sampah besi agar masyarakat lebih mudah membuang sampah pada tempatnya,” katanya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Sadar menegaskan bahwa persoalan banjir harus segera ditangani melalui langkah-langkah konkret. Menurutnya, salah satu upaya awal yang perlu dilakukan adalah pengerukan sungai untuk memperlancar aliran air.

“Persoalan banjir ini harus dikomunikasikan dengan pemerintah. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah kota maupun pemerintah provinsi. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah pengerukan sungai,” ujar Sadar.

Ia menilai pemberian bantuan kepada korban banjir hanya bersifat sementara. Yang lebih penting adalah menghadirkan solusi permanen melalui upaya pencegahan.

“Saya juga akan mendorong pembahasan melalui RDP di DPRD Sulsel dengan melibatkan seluruh pihak terkait agar persoalan banjir ini dapat diselesaikan secara bersama-sama,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Lapadde, Rahman, mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa armada pengangkut sampah telah disiapkan setiap hari oleh Pemerintah Kota Parepare.

“Kalau sudah salat Subuh, simpan saja sampah di depan rumah, nanti ada petugas yang mengangkut. Jadi mohon kerja samanya, buang sampah pada tempatnya. Dulu bak sampah kontainer dihilangkan karena sampah sering berhamburan. Mari kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Rahman.

PDAM Makassar