SUARACELEBES.COM, MAKASSAR- Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina makin geram jelang pelantikan Ketua RTRW yang dijadualkan berlangsung, Minggu (27/8) di lapangan Karebosi. Selain karena insentif yang belum dibayarkan RP 1 juta, juga karena ambur adulnya pelaksanaan pelantikan.
“Saya baru ditelpon sejumlah ketua RT dan RW, mereka tidak mau hadir pelantikan. Selain karena protes kepada panitia insentif belum dibayar full, baju yang sedianya sudah terbagi, ternyata belum. Ini semakin memprihatinkan. Saya tidak habis pikir, birokrasi sebesar Pemkot urusan baju saja tidak beres,”kata Rahman Pina.
Menurut dia, para ketua RT dan RW yang melapor belum menerima baju tersebar merata di semua kecamatan. Bahkan, kata Rahman Pina, ada juga ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang menerima baju salah cetak. LPM yang mestinya kepanjangan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, malah tertulis, Lembaga Pembedayaan Masyarakat.
Meski demikian, ia mengaku soal baju hanyalah urusan teknis yang bisa diperbaiki. Begitupun soal pelantikan, juga tidak terlalu urgent. “Yang paling penting adalah, hak insentif RP 1 juta mesti dibayarkan kepada semua RT dan RW. Jangan disunnat sunnat, jangan dipotong potong, jangan dikurangi. Titik. Itu saja,”kata legislator dua periode ini. (*)




