Pemkot dan DPRD Parepare Setujui Ranperda APBD 2022, Pendapatan Daerah Ditarget Rp. 906 Milyar

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM,  PAREPARE – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Parepare tahun anggaran 2022 telah disetujui.

Persetujuan itu dilakukan antara DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare dalam rapat paripurna di Gedung DPRD

Kota Parepare menargetkan pendapatan daerah pada 2022 Rp 906 miliar sedangkan belanja daerah Rp923 miliar.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Hj Andi Nurhatina dan Wakil Ketua DPRD M Rahmat Sjamsu Alam dan dihadiri Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim, Sekda H Iwan Asaad dan jajaran lingkup Pemkot. Sebanyak 18 anggota dewan yang hadir, dan dinyatakan kuorum.

Peresetujuan APBD itu ditandai dengan penandatanganan Wakil Wali Kota Pangerang Rahim dan Pimpinan DPRD. Ketua DPRD Kota Parepare Andi Nurhatina mempersilahkan Wakil Ketua DPRD Rahmat Sjamsu Alam membacakan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar).

Wakil Ketua DPRD Rahmat Sjamsu Alam menjelaskan, setelah dilakukan pembahasan oleh Banggar, maka pendapatan daerah sebesar Rp906,1 miliar lebih, Pendapatan Asli Daerah Rp163,3 miliar lebih, dan total belanja daerah Rp923 miliar lebih.

Rahmat juga menekankan target masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipercayakan memungut PAD agar terealisasi di tahun anggaran 2022.

Selain itu, anggaran 33 OPD ditambah empat kecamatan juga dirincikan dalam batang tubuh APBD 2022. Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah membahas Ranperda APBD ini hingga ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda), dan tentunya setelah ini akan dikonsultasikan ke provinsi sebagai start penetapan.

“Terima kasih kepada DPRD yang telah membahas perdana APBD 2022 ini hingga ditetapkan dan selanjutnya akan dikonsultasikan ke provinsi sebagaimana aturannya,” kata Pangerang Rahim.

Pangerang Rahim juga menilai persetujuan bersama ini, sebuah gambaran persepsi yang sama tentang prioritas pembangunan.

“Ini adalah hasil kesepakatan yang terbaik untuk masyarakat Parepare,” ujarnya. (*)

Badan Intelijen Negara
Pangkep SC