SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Sehari jelang perhelatan peringatan hari Otonomi Daerah (Otoda) ke 27 di kota Makassar, Lurah Karuwisi A Besse A Baso bersama seluruh ketua RT/RW dan masyarakat meriahkan hari Otoda, Jumat (28/4/2023).
Mengenakan pakaian adat empat ethnis, lurah bersama masyarakat menyambut peringatan hari Otoda dengan cara berbeda lagi unik.
“Kami bersama ketua RTRW dan masyarakat karuwisi turut memeriahkan hari Otoda di kota Makassar, dengan menggelar parade diiringi musik dan lagu pakai baju adat.” ucap Lurah Karuwisi Andi Besse A Baso.
Antusias masyarakat pun nampak gembira bernyanyi bersama dan meneriakkan yel yel menyambut hari OTDA, diiringi alat musik seadanya berupa gitar dan gendang di wilayah kontainer recover kelurahan Karuwisi “Kalau begitu ke longwis ki makan enak.” kompak warga.
“Liriknya ciptaan sendiri secara dadakan oleh warga karuwisi, nadanya diambil dari lagu daerah ‘Battu rate ma ri bulang’ (Saya dari bulan) tapi kita ganti liriknya,” terang Indrayanti ketua RW 05.
Selanjutnya, Andi Besse menjelaskan bahwa setiap lorong wisata di wilayahnya punya keunggulan masing masing, diantaranya kebun Strowberi (longwis Armidale), jajanan kue kue tradisional (longwis Baturs), Warung warung (longwis brokenhills), UMKM pembuatan donat kribo (longwis Albury), Pembutan Bedak Lulur hitam (longwis Dubbo), komunitas warkop lorong (longwis Coffee-harbor) dan produksi kue, roti dan jalangkote (longwis Cassnock).
Dirinya berharap peringatan hari otonomi daerah yang ke 27 di kota Makassar berjalan sukses tanpa kendala dan gelaran ini memberikan image positif terhadap perkembangan kota Makassar.
“Kita berharap tamu tamu kehormatan yang datang ke kota Makassar besok dapat membawa cerita indah tentang kota Makassar saat pulang ke daerahnya. utamanya branding Makassar kota makan enak.” tutupnya.
Diketahui, peringatan hari otonomi daerah ke-27 di kota Makassar tepatnya di Anjungan Pantai Losari Besok, (29/4/2023) merupakan yang pertama di Indonesia Timur dalam masa tiga tahun perhelatannya. Diakui peringatan OTDA kali ini yang terbesar dan dihadiri 600 undangan seluruh kepala daerah forkopimda, provinsi dan kabupaten kota.(*)



