Terdampak PPKM, Pelaku Seni Gorontalo Curhat ke Ibu Idah Syahidah

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, GORONTALO. Pemerintah pusat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah luar pulau Jawa dan Bali. Melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri dimana Provinsi Gorontalo termasuk wilayah yang harus menerapkan PPKM Level 3 dan 2. Dimana atas kebijakan pemerintah tersebut, pun berdampak kepada para pekerja Seni yang biasanya manggung di cafe-cafe dan ruang terbuka di kota Gorontalo.

Anggota DPR dari Fraksi Golkar Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, MH menerima aspirasi perwakilan insan seni Gorontalo di Rumah Makan Soto Ayam Bude Idah Kota Gorontalo. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Para pegiat seni menyampaikan “curhatan” kepada Ibu Idah Syahidah terkait terganggunya aktivitas usaha mereka disebabkan karena penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sehingga pada kesempatan kali ini, mereka (baca: pekerja seni) menaruh harapan besar kepada wakilnya di parlemen agar bisa diperjuangkan.

Idah Syahidah mengucapan terima kasih kepada para insan Seni Gorontalo yang telah hadir dalam kegiatan silaturahmi. Ia menegaskan bahwa jauh sebelum menjadi anggota DPR RI, sudah sering bertemu dengan para pekerja seni Gorontalo. “saya bukan orang baru ditengah-tengah kalian, ibarat kata kita bersama kalian. Jadi sudah sepantasnya sebagai wakil kalian untuk datang dan mendengarkan langsung keluh kesah teman-teman”, imbuhnya.

Ada beberapa poin penting yang dihasilkan dari pertemuan malam ini, diantaranya menyampaikan kepada stakeholder terkait, khusus penambahan waktu untuk pelaksanaan jam malam PPKM agar para pekerja seni Gorontalo bisa tetap eksis di tengah pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kedua, mendukung penegakan PPKM secara humanis. Terakhir, mendorong kebijakan bantuan jaring pengamanan sosial bagi pekerja seni yang terdampak akibat penerapan PPKM.

Acara silaturahmi ini dihadiri antara lain oleh Galang, Iwan, Fain dari KPJ gorontalo, pemilik Warkop Kak Oni, perwakilan sound man om Aven dan om Moses, perwakilan dari Event Organizer ka Yuda serta anak band Alvi dan om Dedy.(*)

Badan Intelijen Negara
Pangkep SC