Kominfo Gelar Kegiatan Literasi di Parigi, Melek Digital: Solusi Utama Melindungi Anak di Dunia Digital

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, PARIGI –
Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 28 Oktober 2021 di Parigi, Sulawesi Tengah. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema yang dibahas saat ini adalah “Jadi Orang Tua Pintar di Era Digital.”

Empat orang narasumber tampil dalam seminar ini, yaitu Taufani selaku asesor sekolah dan madrasah, Yoseph Ikanubun selaku jurnalis, Dicky Tumbei selaku pemerhati anak, serta Gunawan Primasatya selaku Edupreneur sekaligus Social Media Enthusiast. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Artha Senna. Kegiatan webinar yang diadakan secara gratis ini diikuti oleh 676 peserta dari berbagai kalangan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Berlanjut ke sesi pemaparan, materi pertama dibawakan oleh Taufani yang membawakan materi berjudul “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah”. Menurut Taufani, perubahan gaya belajar dari tatap muka ke digital dapat menimbulkan kesulitan tersendiri. Contohnya, pendidik kurang menguasai teknologi yang digunakan dalam pembelajaran digital. “Hanya 40% tenaga pendidik di Indonesia yang cakap digital. Karenanya, para pendidik harus senantiasa meningkatkan kecakapan digital agar proses pembelajaran berjalan optimal dan menghasilkan peserta didik berkualitas,” pesan dia.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan oleh Gunawan Primasatya yang mengusung tema “Internet yang Cocok dan Aman untuk Anak di bawah Umur dan Remaja”. Ia menuturkan bahwa sekitar 87% anak-anak di Indonesia sudah dikenalkan media sosial sebelum menginjak usia 13 tahun. Bahkan, 92% anak-anak dari rumah tangga berpenghasilan rendah mengenal media sosial lebih dini. Saat berselancar di dunia maya, anak berisiko terpapar konten-konten negatif. “Untuk menjaga keamanan anak di dunia digital, sebelum mengenalkan kepada dunia internet, orang tua harus dapat berkomunikasi dan mengedukasi anak terkait internet sehat. Rekomendasikan situs yang baik dan edukatif kepada anak-anak,” ucap Gunawan.

Pemateri ketiga, Yoseph E. Ikanubun, mengusung tema “Literasi Digital bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik”. Dalam sesinya, Yoseph membagikan beberapa tips agar pembelajaran daring tidak membosankan dan menarik, seperti tidak membuat materi yang terlalu panjang serta memastikan bahwa konten tersebut mudah untuk diakses, dipahami, dan dipelajari oleh siswa. “Guru perlu mengingat bahwa semakin muda usia pembelajar, semakin pendek durasi belajar daringnya,” tutur Yoseph.

Sebagai narasumber terakhir, Dicky Tumbei membawakan tema “Jadi Orang Tua Pintar di Era Digital”. Dicky memaparkan, orang tua dapat menjaga keamanan digital anak dengan banyak upaya, contohnya dengan menemani anak saat berinternet dan mengajari anak cara berperilaku baik di dunia maya. Selain itu, penting pula bagi orang tua mengetahui siapa saja yang berhubungan dengan anak di media sosialnya. “Hal ini untuk mencegah anak berhubungan dengan orang-orang tidak dikenal yang dapat menyebarkan konten negatif ke anak,” ujarnya.

Setelah pemaparan semua materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh. Para peserta tampak antusias dan mengirimkan banyak pertanyaan. Panitia memberikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah seorang peserta, Galih, bertanya apakah ada solusi untuk orang tua yang belum menguasai teknologi, namun ingin melindungi anak di dunia digital. Menanggapi hal tersebut, Dicky menyebutkan bahwa orang tua menjadi ujung tombak dalam menjaga atau mengenalkan anak ke dunia digital. Ia menekankan, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Untuk itu, orang tua dapat mengakses mesin pencari seperti Google untuk mempelajari hal yang ingin diketahui.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(*)

Perumda Parkir Makassar
Pangkep SC