Iman Masjid Nurul Majid Gaduh Protes Pembagian Honor, Pengurus dan Jamaah Dibuat Resah

PDAM Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Saleh Rahim, Imam Masjid Nurul Majid, di Jalan Gunung merapi kembali bertingkah. Karena tidak terima, pangurus masjid melakukan pembagian honor, kepada panitia Ramadhan , saleh pun langsung melayangkan protes, kegaduhan pun terjadi dengan pengurus dan masyarakat setempat. Ini terjadi usai buka puasa bersama sekitar pukul 19.00 wita, Rabu (29/04/2020)

Menurut keterangan warga, bahwa Imam Masjid menyalahkan ketua pengurus Masjid dan termasuk ketua panitia Ramadhan, karena semua harus dibayar.

“Pak imam protes pembagian honor yang telah dibagikan. ketua pengurus Masjid dan termasuk ketua panitia Ramadhan, karana semua harus dibayar,” ujar Rusman salah seorang warga.

Sementara dalam pembagian honor di Masjid tersebut, diketahui imam saleh adalah penerima honor terbesar yaitu Rp. 1.000.000 perminggu.

Saleh dalam protes yang dilakukan, juga mempertanyakan Saldo Masjid,
menuduh pengurus menyalahgunakan uang masjid. Tak hanya itu mempertanyakan panitia ramadhan tidak pernah menghubungi ustadz penceramah Tarwih.

“Banyaklah protesnya menuduh yang tidak tidak kepada pengurus dan panitia ramadhan. Uang celengan dulu katanya banyak, sekarang kenapa kurang,” ujar Rusman.

Terkait sikap iman saleh, yang tak mencerminkan seorang imam Pengurus  dan Jamaah masjid Nurul Majid meminta kepada Departemen Agama Kota Makassar Persatuan Imam Masjid segera turun menyelesaikan masalah ini, sebelum semakin berkembang di tengah masyarakat.

“Karena Imam saleh ini sudah sering bahkan tiap bulan mengamuk dan marah marah di dalam dan diluar masjid. Dan imam ini sebelumnya pernah menjabat menjadi ketua masjid nurul majid
Sekitar 12 tahun. Tetapi tidak berkembang sehingga model masjid menjadi ketinggalan dari masjid masjid lainnya di kota Makassar.
Karena uang sedekah dan zakat jamaah hanya disimpan saja di rekening masjid, hingga akhirnya jabatannya diturunkan oleh jamaah masjid. Hingga hanya menjadi imam saja. Dan sekarang menjadi Iman berulah terus seakan akan ingin kembali berkuasa di masjid,” tegas salah seorang Jamaah, Zakaruddin.(*)

Gerinra Sulawesi Selatan