Cicu Sosper di Tamalate, Jelaskan Pentingnya Perda Wajib Belajar Pendidikan Menengah

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menggelar sosialisasi peraturan daerah nomor 2 tahun 2017 tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah di Gedung Poltekkes, Jalan Tamalate Raya, Jumat (30/4/2021).

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi B DPRD Sulsel itu mengajak peserta untuk turut serta menyebarluaskan Perda yang dibuat empat tahun lalu. Sebab, regulasi ini dianggap belum dipahami oleh masyarakat Sulsel khususnya di Makassar.

“Maksud dibuatkan perda ini untuk meningkatkan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan mewujudkan pendidikan yang bermutu,” ungkap Andi Rachmatika Dewi.

Ketua NasDem Kota Makassar itu menjelaskan ada beberapa tujuan regulasi sehigga hal ini dinilai penting untuk disebarluaskan. Yakni, mendorong angka partisipasi murni dan kasar peserta didik. Kemudian, meningkatkan perluasan akses pendidikan.

“Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bermutu minimal sampai jenjang pendidikan menengah,” tukasnya.

Minimal, kata Cicu—peserta didik bisa mengembangkan potensi dirinya agar dapat hidup secara mandiri secara layak didalam masyarakat dan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Pendidikan menengah ini kalau kategori formal seperti SMA, Madrasah Aliyah dan atau SMK,” pungkasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Ivan Paembonan mengatakan, dirinya mencatat beberapa hal mengenai Perda nomor 2 tahun 2017. Diantaranya, setiap peserta didik lulusan pendidikan dasar wajib mengikuti Pendidikan Menengah.

“Peserta didik juga diwajibkan menuntaskan pendidikan menegahnya,” jelasnya.

Kemudian, lulusan pendidikan dasar dapat menyelesaikan pendidikannya melalui program Paket B dan Paket C. Setiap orang tua atau wali wajib menyekolahkan anaknya dan/atau anak walinya sampai lulus pendidikan menengah.

“Peserta didik yang orang tua/walinya tidak mampu membiayai pendidikan, dapat diberikan bantuan biaya pendidikan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini pemerintah Provinsi,” pungkasnya.

Dijelaskan Ivan, Pendidikan itu memang sangat penting. Ia bercerita Tahun 1945 Indonesia merdeka lepas dari penjajahan. Saat itu Jepang luluh lantak, boleh dikata semua dimulai dari nol. Tapi saat ini, Jepang sudah menjadi Negara maju, sementara Indonesia masih akan menjadi Negara maju.

“Begitulah kalo bangsa yang memang mau belajar dan sangat sadar bahwa pendidikan itu akan membawa kesejahteraan bagi diri pribadi dan tentunya untuk bangsa dan negaranya,” jelasnya. (*)

Perumda Parkir Makassar
Pangkep SC