banner dprd mkassar
Tak Berkategori  

Taufik Fachrudin Pilih Tetap Konsen di Perseroda Sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Beredarnya nama Plt Dirut Perseroda Sulsel, Taufik Fachrudin menjadi bakal Bendahara Golkar diera kepemimpinan Ketua Golkar terpilih Taufan Pawe pasca Musda di Jakarta belum lama ini, menjadi buah bibir dikalangan masyarakat, khususnya di jajaran pengurus dan kader partai Golkar Sulsel.

Salah seorang kerabat dekat Taufik Fachrudin MS Baso DN yang dimintai keterangan terkait hal tersebut menegaskan, beredarnya nama TF sebagai bakal bendahara Partai Golkar Sulsel sama sekali belum pernah dibicarakan oleh Taufik, baik secara formil di Perseroda Sulsel maupun secara pribadi ke dirinya.” Saya kira hal itu kemungkinan berasal dari jajaran internal Partai Golkar yang melihat track record TF selama ini, dan hal tersebut patut dihargai dan diapresiasi,” jelas Baso DN.

Lebih jauh dijelaskan, hingga detik ini Taufik Fachrudin masih tetap konsen memimpin Perseroda Sulsel sebagai Direktur Utama dan dirinya yakin TF lebih memilih berada di jalur dunia usaha ketimbang masuk menjadi pengurus partai politik. Hal itu dikarenakan, selain keberadaan Taufik sangat dibutuhkan di Perseroda, juga karena latar belakang TF selama ini sebagai seorang pengusaha yang mampu memperlihatkan kinerja dan profesionalisme, sehingga baginya yakin, Taufik tetap memilih dunua usaha ketimbang dunia politik.”Tanpa mengurangi rasa hormat kepada sahabat dan teman teman di jajaran Partai Golkar Sulsel, dirinya berharap memberikan kesempatan kepada TF untuk tetap dijalur saat ini, dengan tetap melakukan komunikasi dan koordinasi dengan partai politik manapun untuk perkembangan Perseroda saat ini dan di masa mendatang,” harap Baso DN.

Seperti kita ketahui, kelembagaan Perusda telah berubah menjadi Perseroda Sulsel di era kepemimpinan Taufik Fachrudin dan semakin membuka lebar pada para investor untuk menjalin kemitraan dan kerjasama di segala sektor pembangunan di Sulsel dan yang terbaru Perseroda Sulsel telah melakukan MOU dengan pihak PP dan Waskita Karya (BUMN) untuk pembangunan gedung menara kembar dan jalan tol Makassar-Bulukumba.(*)

PDAM Makassar