banner dprd mkassar

Cek Realisasi APBD, Legislator Golkar Debbie Rusdin Lakukan Pengawasan di Tamalate

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel Andi Debbie Purnama Rusdin lakukan kegiatan pengawasan APBD Sulsel di Jalan Daeng Tata 1 Blok A2 No 6, Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (25/11/2023)

Dalam pengawasan tersebut, Legislator Golkar itu mengatakan bahwa DPRD Sulsel itu memiliki 3 fungsi, yaitu membuat perda, pengawasan, dan penganggaran.

“Kali ini, saya akan melakukan pengawasan dengan melihat sejauh mana pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) di Kecamatan Tamalate ini,” jelasnya.

Andi Debbie juga menjelaskan bahwa pengawasan ini terkait apa saja yang telah direalisasikan oleh Pemprov Sulsel di daerah ini.

“Saya ada disini untuk melihat apakah Pemprov Sulsel sudah merealisasikan keluhan atau aspirasi masyarakat,” pungkasnya.

“Saya juga meminta agar masyarakat ketika nanti ada reses, saya meminta agar masyarakat bisa mengemukakan aspirasi atau keluhannya,” lanjutnya.

Andi Debbie mengungkapkan, banyak mencatat keluhan-keluhan warga yang kebanyakan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Tetapi saya tetap mencatat dan mengungkapkannya ke pemerintah provinsi, supaya bisa memberitahu Pemkot Makassar,” ungkapnya.

Lurah Bonto Duri mengungkapkan bahwa kegiatan yang telah teralisasi, terutama program dari pemerintah kota.

“Mulai dari pembangunan paping blok, pembangunan Sekolah Luar Biasa, dan masih banyak lagi. Tetapi, kekurangannya yang ada di sini yaitu tidak ada kantor lurahnya,” tuturnya.

Salah satu warga menanyakan bahwa yang menjadi kendala dari anak-anak yang ada di Bonto Duri adalah sistem zonasi yang kurang tepat dalam penempatan sekolah.

“Saya mengeluhkan terkait sistem zonasi yang tidak tepat penempatan sekolahnya dan mengakibatkan banyak sekali anak-anak yang ada di Bonto Duri itu bersekolah di swasta yang jaraknya cukup jauh dari rumah,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Andi Debbie menjelaskan bahwa dari awal masuk di DPRD Sulsel, banyak sekali warga yang mengeluhkan terkait sistem zonasi.

“Saya nanti akan mencoba berbicara dengan pemerintah provinsi agar mencarikan tanah untuk membangun sekolah di daerah ini,” ungkap Andi Debbie.

“Sudah banyak program-program saya yang telah terealisasi, baik itu di SMA dan SMK yang ada di Makassar, seperti toilet, ruang kelas, taman, dan fasilitas lainnya,” lanjutnya.

Salah satu warga mengusulkan bahwa tanah yang berada di daerah Lepping itu bisa dimanfaatkan oleh Pemprov Sulsel untuk membangun sekolah.

“Saya melihat ada tanah yang kosong Bu, di Daerah Lepping dan saya melihat lahan itu bisa dimanfaatkan untuk membangun sekolah,” ungkapnya.(*)

PDAM Makassar