banner dprd mkassar

Diduga Arahkan Guru-guru untuk Pilih Caleg Tertentu, Kadis Pendidikan Enrekang di Demo

SUARACELEBES.COM, ENREKANG – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang, Jumurdin, menerima puluhan demonstran yang mengatasnamakan diri Pemuda Anti Korupsi (PETIR). Demonstrasi ini dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang pada Senin, 8 Januari 2024.

Dalam acara tersebut, Jumurdin didampingi oleh Kabid GTK Sulfian, Kabid Kebudayaan Edi Wardoyo, dan Kabid PAUD Gunawan.

Dalam demonstrasi tersebut, korlap Andi Pangerang memimpin para demonstran untuk menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain masalah netralitas ASN, keterlambatan pencairan tunjangan sertifikasi, infrastruktur pendidikan, dan beberapa isu lainnya.

Terkait netralitas ASN, Jumurdin diduga kuat melakukan pengarahan kepada guru-guru untuk memilih caleg tertentu pada pilcaleg nanti.

Isu bahwa Jumurdin ini melakukan pengarahan guru-guru sudah menjadi berita yang hangat di Enrekang.

Banyaknya laporan guru-guru yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa kami sebagai guru memang diarahkan untuk memilih caleg tertentu apalagi caleg tersebut ada hubungan keluarga.

Dengan banyaknya laporan kasus dugaan tidak netralnya Jumurdin sebagai Kadis Pendidikan pada pilcaleg 2024, Pemuda Anti Korupsi (Petir) Kabupaten Enrekang menggeruduk dan berdemonstrasi di kantor Dinas Pendidikan.

Para demonstran yang hadir berharap Kadis Pendidikan Jumurdin untuk fokus pada perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Enrekang bukan fokus untuk terlibat dalam politik terselubung.

Jumurdin yang hadir didepan para demonstran juga berjanji untuk merespons isu-isu lain yang pantas untuk ditindaklanjuti.

Demonstrasi berjalan dengan kondusif, aman, dan terkendali dengan adanya pengamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Setelah menyampaikan aspirasi, para demonstran meninggalkan kantor dinas pendidikan dengan tertib. (mpl)

PDAM Makassar