SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendadak mengumumkan gencatan senjata total antara Israel dan Iran.
Ia mengumumkan hal ini di platform media sosial miliknya Truth Social pada Senin sore waktu AS atau Selasa waktu subuh Indonesia.
Dengan huruf kapital, Trump menulis bahwa Israel dan Iran telah sepakat gencatan senjata dan ini akan dimulai pada Selasa tengah malam hari.
“SELAMAT KEPADA SEMUA ORANG!, telah disepakati sepenuhnya oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA SELURUHNYA, selama 12 jam, yang pada saat itu perang akan dianggap BERAKHIR!,” tegasnya.
“Secara resmi, Iran akan memulai GENCATAN SENJATA dan, pada Jam ke-12, Israel akan memulai GENCATAN SENJATA dan, pada Jam ke-24, AKHIR Resmi dari PERANG 12 HARI akan disambut oleh Dunia,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Garda Revolusi Iran atau IRGC pada Selasa (24/6/2025) memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan menyesali jika kembali melancarkan serangan terhadap Iran.
“Kami memperingatkan presiden Amerika yang bodoh dan tolol… bahwa jika agresi terhadap Republik Islam Iran dan tanah para martir kami terulang, ia akan menerima balasan yang lebih menghancurkan dan membuat menyesal,” ujar Komandan Garda, Mohammad Pakpour, dikutip televisi pemerintah.
Rencana gencatan senjata Israel-Iran oleh Trump muncul setelah Tehran menyerang pangkalan militer Washington di Qatar. Ini merupakan balasan Iran atas serangan AS terhadap situs nuklir Republik Islam tersebut.









