banner dprd mkassar

Keselamatan Penumpang Tak Bisa Ditawar, INSA Minta Investigasi KM Mutiara Sentosa II Objektif

Screenshot

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Musibah KM Mutiara Sentosa II kembali menyentak perhatian publik sekaligus membuka kembali persoalan keselamatan transportasi laut penumpang. Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) menegaskan, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikompromikan dengan alasan apa pun.

Ketua Umum DPP INSA, Carmelita Hartoto, meminta seluruh pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kecelakaan sebelum hasil investigasi resmi keluar. Ia berharap proses penyelidikan yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berjalan objektif dan transparan.

“Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi terhadap KM Mutiara Sentosa II. Terlepas dari penyebab kecelakaan yang masih dalam penyelidikan KNKT, kami berharap proses investigasi dapat berjalan secara objektif,” ujar Carmelita, di sela sela Rakenas Apindo di Hotek Claro Makassar, Selasa, 4 Agustus 2026

Menurut Carmelita, penyelenggaraan angkutan laut penumpang memiliki tantangan yang berbeda dengan angkutan barang. Dalam layanan penumpang, keselamatan jiwa menjadi aspek utama yang tidak dapat dikompromikan.

“Berbeda dengan angkutan barang, tantangan utama angkutan penumpang adalah penumpangnya sendiri. Kerusakan suatu barang masih bisa diganti, tetapi kehilangan nyawa tidak ada gantinya,” tegasnya.

Ia mengatakan, regulasi mengenai keselamatan kapal penumpang sebenarnya telah tersedia secara lengkap, baik yang mengacu pada standar internasional maupun ketentuan nasional.

“Regulasi mengenai angkutan kapal penumpang sudah jelas dan lengkap, baik internasional melalui IMO maupun regulasi nasional yang diatur pemerintah. Kuncinya hanya satu, yaitu kepatuhan terhadap aturan keselamatan oleh seluruh stakeholder yang terlibat,” katanya.

Carmelita menambahkan, keberhasilan sistem keselamatan pelayaran tidak hanya bergantung pada operator kapal. Pengawasan pemerintah dan kedisiplinan seluruh pihak dalam menjalankan standar operasional yang telah ditetapkan juga menjadi faktor penting.

Ia juga menjelaskan posisi INSA dalam persoalan keselamatan pelayaran. Menurutnya, INSA bukan regulator maupun lembaga sertifikasi yang memiliki kewenangan memberikan sanksi kepada perusahaan pelayaran yang melanggar aturan keselamatan.

Karena itu, Carmelita menekankan pentingnya sinergi antara operator kapal, pemerintah, regulator, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan standar keselamatan diterapkan secara konsisten.

PDAM Makassar