SUARACELEBES.COM, MAKASSAR– Semangat dan konsistensi dalam dunia olahraga kembali ditunjukkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan yang juga General Manager (GM) Hotel Claro Makassar, Anggiat Sinaga, dengan menuntaskan ajang bergengsi TCS Sydney Marathon 2026, Minggu (30/8/2026).
Anggiat berhasil menyelesaikan lomba lari penuh (marathon) sejauh 42,40 kilometer dengan catatan waktu 5 jam 32 menit. Ia membukukan pace rata-rata 7 menit 51 detik per kilometer, sebuah pencapaian yang menunjukkan daya tahan dan persiapan matang dalam menghadapi salah satu marathon paling bergengsi di dunia.
Keikutsertaan Anggiat di Sydney Marathon bukanlah hal baru. Ia memang dikenal sebagai pecinta olahraga lari yang rutin mengikuti berbagai event marathon, baik di tingkat nasional maupun internasional. Baginya, berlari bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sarana membangun disiplin dan mental tangguh.
Usai menyelesaikan lomba, Anggiat membagikan momen pencapaiannya melalui status WhatsApp pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil menuntaskan marathon.
“Puji syukur, clear dan tuntas. Finish strong marathon,” ujar Anggiat.
Tak hanya membagikan keberhasilannya, Anggiat juga menitipkan pesan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin berolahraga.
Menurutnya, konsistensi beraktivitas fisik menjadi salah satu investasi penting untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
Sydney Marathon 2026 sendiri menjadi edisi yang istimewa. Ajang ini merupakan bagian dari Abbott World Marathon Majors, yang menempatkan Sydney sejajar dengan marathon dunia seperti Boston, London, Berlin, Chicago, New York, dan Tokyo.
Tahun ini, penyelenggara mencatat sekitar 40.000 pelari turun ke lintasan, sementara minat peserta mencapai lebih dari 123.000 pendaftar dari berbagai negara, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap event tersebut.
Rute marathon membawa para pelari melintasi ikon-ikon Kota Sydney, mulai dari Sydney Harbour Bridge hingga finis di kawasan Sydney Opera House, dengan lintasan yang dikenal memiliki sejumlah tanjakan sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.
Pada kategori elite putra, pelari Ethiopia Addisu Gobena keluar sebagai juara setelah mencatat waktu 2 jam 4 menit 42 detik, sekaligus memecahkan rekor lintasan. Sementara kategori elite putri dimenangi atlet Kenya Peres Jepchirchir dengan catatan waktu 2 jam 18 menit 31 detik.
Di tengah persaingan puluhan ribu pelari dari berbagai belahan dunia, keberhasilan Anggiat Sinaga mencapai garis finis menjadi kebanggaan tersendiri.
Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sosok yang aktif memimpin organisasi dan dunia perhotelan itu juga mampu menjaga komitmen terhadap kebugaran dan gaya hidup sehat melalui olahraga lari. Keikutsertaannya di ajang internasional ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Sulawesi Selatan untuk semakin gemar berolahraga dan berani menantang diri di panggung dunia. (***)









