MAKASSAR- Mantan pemain tim nasional (timnas) Tanjung Verde, Yuran Fernandes resmi berpisah dengan PSM Makassar untuk musim 2026/2027.
Yuran yang selama dua musim terakhir dipercaya sebagai kapten tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini, mengakhiri kebersamaannya setelah empat musim berkostum PSM.
Kepastian perpisahan Yuran diumumkan di akun resmi PSM Makassar di media sosial. Di video yang memunculkan wawancara Yuran Fernandes, PSM memastikan jika pemain yang sering dijuluki “kepala suku” ini tidak lagi melanjutkan kebersamaannya dengan pasukan ramang.
“Setelah melalui diskusi dan pertimbangan panjang, akhirnya keputusan telah diambil. Pemain asal Cabo Verde (Tanjung Verde) resmi meletakkan jabatan “Kepala Suku” Laskar Pinisi dan tidak lagi ikut dalam pelayaran bersama Pasukan Ramang,” tulis PSM Makassar di pengumuman resmi klub, Senin (6/7/26).
Di pengumuman perpisahan, PSM menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan prestasi selama empat musim membela panji pinisi.
“Yuran juga merupakan bek dengan produktivitas gol tersubur Pasukan Ramang sepanjang masa dengan mengemas 21 gol dari 133 penampilan di semua ajang,” lanjutnya.
Di video pengumuman perpisahan, Yuran tak kuasa menahan air matanya sembari di akhir wawancaranya menyampaikan kata “Ewako” yang merupakan pelecut semangat untuk PSM Makassar selama ini.
Yuran merupakan eks pemain Timnas Tanjung Verde. Sebelum negara ini lolos ke Piala Dunia 2026, Yuran beberapa kali mendapat panggilan dari timnas Tanjung Verde. Termasuk di laga persahabatan.
Sayangnya saat pengumuman pemain untuk berlaga di Piala Dunia 2026, nama Yuran tidak masuk lagi. Meski demikian, pemain berpostur tinggi ini selalu bangga dengan negaranya yang berhasil lolos ke Piala Dunia.
Timnas Tanjung Verde membuat kejutan di Piala Dunia 2026. Sebagai peserta yang tidak diunggulkan, negara ini justru berhasil lolos ke babak selanjutnya sebelum tersingkir setelah kalah dramatis dari Timnas Argentina.









