banner dprd mkassar

NasDem Sulsel Pasang Target Besar, Syaharuddin Alrif : Kader Tak Serius Dipecat

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Claro Makassar, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh anggota Fraksi NasDem DPRD Provinsi Sulawesi Selatan serta perwakilan pengurus dan kader dari kabupaten/kota se-Sulsel.

Bimtek dibuka langsung Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, didampingi Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Rachmatika Dewi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya NasDem Sulsel memperkuat kapasitas kader sekaligus melakukan konsolidasi organisasi menghadapi tahapan pemilu mendatang.

Syaharuddin mengatakan, peningkatan kapasitas kader harus berjalan beriringan dengan konsolidasi dan komunikasi yang intensif. Menurutnya, proses tersebut akan melahirkan gagasan dan solusi baru dalam menghadapi berbagai dinamika politik.

“Semakin banyak kita tingkatkan ilmu, semakin sering berkonsolidasi dan berdiskusi, maka akan lahir ilmu baru, komunikasi baru, dan solusi atas setiap masalah yang muncul,” ujar Syaharuddin.

Bidik 24 Kursi DPRD Sulsel

Dalam konsolidasi tersebut, NasDem Sulsel memasang target ambisius untuk meningkatkan perolehan kursi di DPRD Sulsel.

Partai besutan Surya Paloh itu menargetkan perolehan kursi DPRD Sulsel meningkat dari 17 kursi saat ini menjadi 24 kursi.

Tak hanya di tingkat provinsi, target peningkatan juga dipatok untuk kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulsel.

NasDem Sulsel yang saat ini memiliki lima kursi DPR RI menargetkan mampu meraih sedikitnya tujuh kursi pada pemilu mendatang.

Syaharuddin menegaskan, target tersebut akan dikejar melalui penguatan konsolidasi, peningkatan kapasitas kader, serta kesiapan infrastruktur partai.

“Kita terus tingkatkan ilmu, konsolidasi, dan komunikasi. Apa pun aturan pemilunya, dengan kader yang siap, NasDem pasti mampu menambah kursi,” tegasnya.

Ia menambahkan, konsolidasi partai tidak hanya dilakukan melalui pertemuan tatap muka. Komunikasi dan koordinasi juga terus dilakukan secara daring untuk memastikan seluruh kader memahami tugas dan target yang telah ditetapkan.

Kader Tak Serius Dipecat

Selain mengejar target elektoral, NasDem Sulsel juga menyiapkan langkah tegas untuk memastikan seluruh kader bekerja dan berjuang sesuai garis organisasi.

Mulai 2027, partai akan melakukan evaluasi terhadap kader. Mereka yang dinilai tidak menunjukkan keseriusan dalam perjuangan politik partai akan mendapatkan tindakan tegas.

“Terdeteksi tidak berjuang serius, pasti akan dipecat. Bukan sekadar diberi sanksi, langsung dipecat,” tandas Syaharuddin.

Menurutnya, perjuangan politik membutuhkan pengorbanan tenaga, waktu, dan pikiran. Karena itu, kader dituntut memiliki konsistensi dan komitmen dalam menjalankan tugas.

“Masyarakat akan melihat siapa yang benar-benar konsisten berjuang. Hanya kerja sungguh-sungguh yang akan dihargai rakyat,” jelasnya.

Syaharuddin memastikan NasDem Sulsel siap menghadapi berbagai kemungkinan perubahan aturan pemilu. Dengan infrastruktur partai dan kader yang telah dimiliki, NasDem optimistis mampu beradaptasi sekaligus meningkatkan perolehan kursi.

“Dengan infrastruktur partai seperti ini, dengan kader-kader seperti ini, apa pun aturan pemilu kita siap. Mau aturannya bagaimana pun, NasDem siap,” ucapnya.

Bimtek tersebut pun menjadi bagian dari investasi politik jangka panjang NasDem Sulsel. Konsolidasi organisasi, peningkatan kualitas kader, dan penguatan struktur menjadi modal yang disiapkan untuk mengejar target 24 kursi DPRD Sulsel dan minimal 7 kursi DPR RI pada pemilu mendatang.

PDAM Makassar