banner dprd mkassar
DUNIA  

Di Forum Internasional, Dosen Arsitektur UNIBOS Presentasikan Penelitian Hunian Perkotaan Bugis-Makassar Berbasis Kearifan Lokal 

SUARACELEBES.COM, SELANGOR-MALAYSIA — Dosen Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Bosowa mempresentasikan hasil penelitian mengenai penerapan nilai-nilai spasial Bugis–Makassar dalam pengembangan hunian perkotaan yang sehat pada Simposium Nusantara XVII (SIMPORA XVII) 2026 di Malaysia, Kamis (10/9/2026).

Penelitian berjudul “Reinterpreting Bugis–Makassar Spatial Ethos for Healthy Urban Housing: A Lorong Case Study in Makassar, Indonesia” ditulis oleh Dr. Syamfitriani Asnur, S.T., M.Sc., yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur, serta Dr. Ar. Syamsuddin Mustafa, ST., MT dan Dr. Syahril Idris, S.T., M.SP., dari Program Studi Arsitektur Universitas Bosowa bersama Dr. Tech. Andi Abidah, ST., MT dari Program Studi Arsitektur Universitas Negeri Makassar.

Keterlibatan ini memperkuat kontribusi Program Studi Arsitektur Universitas Bosowa dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah di tingkat internasional.

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai spasial masyarakat Bugis–Makassar serta relevansinya dengan kebutuhan hunian perkotaan masa kini, khususnya hubungan antara rumah, teras, dan lorong sebagai ruang yang mendukung interaksi sosial dan kehidupan komunal masyarakat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai lokal dalam hunian perkotaan dapat memperkuat kebersamaan dan interaksi sosial masyarakat.

Partisipasi dosen Program Studi Arsitektur dalam SIMPORA XVII 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas diseminasi hasil penelitian sekaligus memperkuat jejaring akademik internasional. Forum tersebut memberikan kesempatan bagi para peneliti untuk bertukar pengetahuan, memperoleh perspektif baru, serta membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga akademik dari berbagai negara.

Keikutsertaan ini juga sejalan dengan penjajakan kemitraan internasional Universitas Bosowa bersama Centre for Knowledge & Understanding of Tropical Architecture & Interior (KUTAI), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Perak, Malaysia. Kemitraan tersebut diarahkan pada pengembangan kegiatan akademik, penelitian, publikasi, dan kolaborasi di bidang arsitektur tropis serta lingkungan binaan.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Bosowa menyampaikan bahwa partisipasi dosen dalam forum internasional merupakan langkah penting untuk meningkatkan visibilitas akademik fakultas dan universitas.

“Presentasi karya ilmiah dosen dalam forum internasional seperti SIMPORA menjadi bagian dari komitmen Fakultas Teknik dan Universitas Bosowa untuk mendorong riset yang berkualitas, memperluas jejaring akademik, serta memperkenalkan kajian berbasis kearifan lokal kepada masyarakat akademik global,” ujarnya.

Melalui capaian tersebut, Universitas Bosowa terus mendorong dosen dan program studi untuk menghasilkan penelitian yang berangkat dari persoalan lokal, tetapi memiliki relevansi yang lebih luas. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Bosowa dalam memperkuat internasionalisasi, meningkatkan kualitas riset, serta membangun reputasi akademik di tingkat global.

PDAM Makassar