SUARACELEBES.COM, MAKASSAR-Sejumlah anggota dewan diduga sengaja mengulur waktu penetapan Anggaran Pendapatn Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Penundaan ini disinyalir rawan terjadi penyimpangan.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Direktur Kopel, Herman, Rabu (8/11/2017).
“APBD Perubahan yang dilakukan diakhir jelang tutup anggaran rawan terjadi penyimpangan, seharunya hal ini sudah diketuk bulan september lalu,”ujarnya.
Lebih lanjut, Herman mengatakan jika APBD perubahan itu belum ditetapkan sementara proyek terus jalan dengan APBD pokok 2017.
Jika asumsi APBD pokok tersebut sudah tidak tepat atau mengalami pergeseran angka bertambah atau berkurang baik unit organisasi, kegiatan maupun jenis belanja.
“Jika perubahan tersebut terus tertunda tanpa ada persetujuan DPRD ini bisa berbahaya, karena akan ada anggaran yang sudah dibelanjakan sementara belum disetujui DPRD,” tuturnya.
Saat ditanya alotnya pembahasan di bamus, Herman menilai hal itu bagus untuk menentukan kualitas APBD.
“Perdebatan itu cukup bagus untuk menentukan kualitas APBD, namun hal itu tidak memungkinkan lagi diperdebatkan mengingat sudah akhir tahun,” tutupnya.(*)









