banner dprd mkassar

Pengamat : Danny Pomanto Kumpulkan KTP, Lemahkan Posisinya Sebagai Incumbent

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Jika sejumlah kandidat petahana pilkada serentak 2018 di Sulawesi Selatan telah mengantongi rokomendasi partai politik untuk kembali maju bertarung, namun petana Walikota Makassar, Danny Pomanto masih sebatas mendapatkan surat tugas usungan dari partai politik.

Belum adanya parpol yang memberikan rekomendasi, Danny Pomanto mulai ragu akan diusung parpol. Sebagai langka antisipasi, Danny Pomanto telah melakukan pengumpulan KTP, untuk maju melalui jalur Independen.

Muhlis Madani, Dosen Politik Unismuh Makassar.
Muhlis Madani, Dosen Politik Unismuh Makassar.

Menurut Dosen Politik dari Unismuh Makassar, Muhlis Madani keadaan ini sepertinya incumbent Danny Pomanto tidak memiliki daya tarik bagi partai politik, sehingga harus melalui jalur independen untuk kembali ikut Pilkada.

“Danny Pomanto seorang Walikota yang sedang menjabat dengan segalanya yang dimilikinya belum juga memastikan diri akan melalui jalur partai politik untuk mendaftar ke KPU,” kata Muhlis Madani, Jum’at (17/11/2017).

DP sapaan Danny Pomanto kembali bertarung kabarnya tak lagi menggandeng Syamsul Rizal, tapi memilih wakil DPRD Makassar dari fraksi NasDem, Indira Mulyasari. Pasangan yang dikenal dengan tagline (DIAmi) beberapa hari terkakhir sementara mempersiapkan diri dengan mengumpulkan KTP sebagai syarat mendaftar melalui jalur independen.

Dengan segala potensi yang dimiliki akhirnya timbul kesan bahwa pasangan DIAmi ini kurang memiliki daya tarik bagi partai politik untuk memberikan dukungan. Walaupun beberapa pihak mengganggap bahwa pasangan ini punya peluang menang, namun hal tersebut tidak berpengaruh untuk memastikan mendapatkan dukungan.

“Yang menarik juga dijaki sebab dengan posisinya sebagai incumbent, diunggulkan oleh semua lembaga survey, secara finansial konon pasangan ini cukup untuk kuat, sejak menjabat Walikota berbagai penghargaan telah diraih, dan banyak program yang telah diluncurkan. Jika betul pasangan DIAmi nantinya akan mendaftar melalui jalur independen maka dampaknya juga akan berimbas pada hilangnya kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap pasangan ini,” ucap
Muhlis Madani.

Lanjut Muhlis Madani menjelaskan jika Danny Pomanto tak dilirik Parpol hal tersebut makin melemahkan dirinya sebagai posisi Incumbent.

PicsArt_11-12-02.04.50

“Jika kondisi incumbent terus seperti ini, bisa diprediksi bahwa posisinya akan semakin melemah sebab citra yang terbangun bahwa pasangan DIAmi tidak mampu memberikan keyakinan dan kurang memiliki daya tarik sehingga pendukungnya bisa saja akan berbalik arah mendukung pasangan lain” jelas Muhlis Madani.

Menurut Muhlis, Danny Pomanto harus mendapatkan rekomendasi dari partai politik. ” Danny Harus Maju lewat jalur parpol, kapan tidak masyarakat bisa saja berfikir bahwa partai politik saja yang cukup pragmatis dan cenderung mendukung calon yang punya peluang besar, tidak mendukung incumbent,” tutupnya (*)

PDAM Makassar