SUARACELEBES.COM, MAKASSAR- Pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto- Indira Mulyasari maju lewat jalur perseorangan di Pilwali 2018 mendatang.
Keputusan pasangan dengan tagline “DIAmi” ini memilih jalur perseorangan khawatir terhadap pembegalan partai politik.
Lantas bagaimana peluang Danny-Indira melawan mesin parpol ?
Pengamat politik dari UIN Alauddin, Firdaus Muhammad mengatakan peluang Danny-Indira memenangkan kontetasi politik 2018 sangat terbuka lebar.
“Majunya Danny-Indira lewat jalur perseorang sudah memiliki modal dukungan dari masyarakat dan prestai kerjanya selama memimpin Kota Makassar ini menjadi salah satu indikator kemenangan Danny melawan mesin parpol,” ujarnya, Rabu (6/12/2017).
Lebih lanjut, Firdaus mengatakan kekurangan pasangan Danny- Indira ini terletak pada kekurangan amunisi untuk menggalang suara.
“Amunisi parpol dan manufernya bisa menjadi penghalang Danny-Indira di pilwali 2018 dan ini harus diwaspadai yang lebih mengandalkan dukungan rajyat,” ujarnya.
Selain itu, Firdaus Muhammad menilai lawan Danny-Indira yang diusung oleh partai politik bisa menjadi lawan terkuat.
“Lawan politik Danny-Indira ini bukanlah lawan muda, mereka diusung kekuatan parpol yang punya infrastruktur lengkap yang bisa menjadi modal penggerar untuk memenangkan calonnya,” tutupnya.(*)










