SUARACELES.COM, JAKARTA – Rencana Pemerintah Daerah Kab. Takalar untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Takalar mendapat apresiasi Komisi VII DPR RI yang membidangi energi dan sumberdaya mineral.
Wakil ketua Komisi VII bidang energi Tamsil Linrung menilai ini adalah langkah tepat guna untuk memenuhi kebutuhan energi di daerah selatan sulawesi selatan ini.” Trend energi kedepan memang mengarah pada penggunaan energi baru terbarukan, apalagi pemerintah telah mencanakan penggunaan EBT sebesar 23% dari total bauran energi yg akan kita kembangkan sampai 2025” ungkap tamsil saat wawancara pasca memimpin rapat komisi VII DPR RI, rabu 4 April 2018 di Gedung Nusantara 1 DPR RI.
Politisi PKS daerah pemilihan sulsel 1 ini berharap PLT Bayu Takalar dapat menarik minat investor untuk berinvestasi di Sul Sel dan secara khusus di Takalar.
“ketersediaan listrik itu mutlak untuk investasi, kita akan dorong upaya Pemda Takalar dlm mewujudkan rencana ini (pembangunan PLT Bayu)”, pungkasnya.
Untuk diketahui, PLT Bayu pertama di Indonesia telah didirkan di Sidrap dan siap beroperasi kemudian menyusul di Kab. Jeneponto yang sudah memasuki tahapan pembangunan.
Keberadaan PLT Bayu ini mendukung upaya pemerintah secara nasional untuk mewujudkan cita cita pengembangan EBT dalam skala besar. Trend global yang kini berangsur menekan penggunaan energi fosil sejalan dengan araha kebijakan energi nasional Indonesia. Dalam berbagai forum tingkat dunia, hampir seluruh negera bersepakata untuk lebih bijak dalam menghasilkan dan menggunakan energi dengan aspek sustainble menjadi pertimbangan utamanya.(*)









