banner dprd mkassar
Maros  

Managemen RSUD Salewangan Buruk, Tenaga Medis Gelar Aksi Mogok

SUARACELEBES.COM, MAROS – Buruknya Pelayanan kesehatan RSUD Salewangan Maros telah menjadi sorotan dalam beberapa tahun belakangan, diantaranya yang selalu menjadi kambing hitam adalah pelayanan dokter dan tenaga medis lainnya.

Buruknya pelayanan dokter dan tenaga medis ini yang dilakukan oleh yang managemen RSUD Salewangan, mendapat reaksi dari para tenaga medis tersebut. Sejumlah tenaga medis melakukam aksi mogok agar pelayanan lebih baik.

Pasalnya, upaya para tenaga medis ini memperbaiki pelayanan tidak pernah mendapat respos dari pihak RSUD Salewangan.

“Upaya kami secara internal untuk membenahi sistem pelayanan kesehatan tidak mendapat respon yang memadai dari managemen dan stakeholder terkait. maka aksi mogok ini adalah hal pahit yang harus kami lakukan agar semua kita terlibat melakukan pembenahan demi terwujudnya pelayanan kesehatan terbaik, bagi masyarakat Maros khususnya,” kata Dokter Syaruni, selamu koordinator aksi, Senin (16/12/2018).

Menurut Syahruni Buruknya pelayanan ini akibat kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan kesehatan dan
kurang transparannya alur pembagian BPJS.

“Carut marutnya lalu lintas proses coding, klaim dan verifikasi BPJS, hingga aliran dana klaim. Sulitnya mendapatkan transparansi rekap data pasien yang telah terlayani dari RS, terkait
status pembayaran baik pending atau belum dibayarkan, gagal proses, dan sebagainya yang Berimbas
pada olah data pasien yang salah masuk “kamar”, hingga “loss of record’ pasien,” ungkap Syahruni.

Untuk itu para tenaga medis itu, meminta kepada bupati maros untuk melakukan reformasi sistem managemen kesehatan menjadi lebih sehat dan efektif berupa reformasi sistem pelayanan dan sistem informasi RS.

“Kami juga meminta kepada Bupati untuk melakukan restrukturisasi managemen RSUD Salewangang Maros dengan melakukan penyegaran personil managemen terutama mereka yang di duga kuat tidak memiliki integritas, dan kapasitas dan Meminta kepada BPK/BPKP dan inspektorat untuk melakukan audit menyeluruh terhadap
managemen RSUD Salewangang,” harap Syaruni.(*)

PDAM Makassar