SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Belum selesai dengan urusan varian Covid-19, yakni Omicron, baru-baru ini kembali beredar kabar adanya varian baru yang kembali muncul.
Namanya varian Delmicron. Varian yang menghebohkan publik ini ternyata bukanlah varian baru. Varian ini sendiri merupakan kombinasi dari varian Covid-19 Delta dan Omicron.
Meski begitu, namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi soal keberadaan Delmicron. Badan kesehatan global seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) belum memberi komentar soal varian Delmicron ini. Khususnya gugus tugas COVID-19 nasional India dan Dewan Penelitian Medis India (ICMR) juga belum menyebutkan apa pun tentang varian ini.
Awal Mula Muncul Isu Delmicron ini sendiri datang dari seorang anggota gugus tugas COVID-19 Maharashta, Negara Bagian India, Dr Shashank Joshi.
Sementara beberapa laporan juga menyebutkan bahwa ada varian baru bernama Delmicron. Namun pernyataan Dr Joshi sepertinya tidak merujuk ke sana.
Dr Joshi sendiri menyinggung situasi di mana varian Delta dan Omicron menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 di wilayah tertentu, dimana varian buka bukan varian baru COVID-19 tetapi situasi di mana varian Delta dan Omicron ditemukan muncul pada pasien COVID-19 yang sama atau menyebar dengan cepat di wilayah yang sama.
Sementara itu, epidemiolog dari Unair Surabaya, Dr dr Windhu Purnomo, mengatakan bahwa kabar soal Delmicron ini baru dilontarkan oleh Satgas COVID-19 India. Jadi baru sebuah kekhawatiran saja.
Ia pun menjelaskan bahwa bentuk infeksi virus ganda seperti laporan keberadaan Delmicron ini memang ada. Namun yang penting ialah soal pengaruh infeksi ganda ini.








