banner dprd mkassar

Satgas Covid-19 Kaji Penggunaan Gelang Chip UntuK Awasi Karantina

Lokasi karantina (kompas.com)

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Karantina Covid-19 di Indonesia dinilai masih tidak ketat. Sejumlah masalah bermunculan, seperti kasus Rachel Vennya yang menyuap anggota TNI untuk lolos dari karantina.

Selain itu, ada juga kasus anggota DPR Mulan Jameela yang terlihat berjalan-jalan di mal saat masa karantina setelah pulang dari perjalanan ke Turki.

Masalah karantina pun menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Dia memerintahkan anak buahnya untuk memperbaiki sistem karantina.

Melihat hal tersebut, Kepala Subbidang Tracing Satgas Penanganan Covid-19 Koesmedi Priharto sedang mengkaji rencana penggunaan gelang chip untuk mengawasi orang yang sedang karantina.

Nantinya gelang tersebut akan dilengkapi dengan chip sehingga dapat memantau pergerakan orang yang sedang karantina dari jarak jauh.

Koesmedi menyampaikan ada beberapa kelemahan dalam sistem penelusuran kasus Covid-19 menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Menurutnya, metode itu tidak bisa selalu mendeteksi keberadaan orang yang sedang karantina.

“Kalau PeduliLindungi ditaruh di handphone, kan bisa ditinggal sama dia. Kemudian, dia pergi ke mana-mana kita enggak bisa monitor dia. Kalau chip, dipasang di badan orang itu sendiri,” dikutip dari CNNindonesia.com.

PDAM Makassar