banner dprd mkassar
Tak Berkategori  

Ini 10 Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pemerintah resmi mengeluarkan izin bagi warga masyarakat yang ingin pulang kampung atau mudik saat lebaran 1443 H tahun 2022 mendatang.

Adanya izin tersebut pun dipastikan membuat para pemudik dari berbagai daerah di tanah air akan membludak setelah dua lebaran sebelumnya dilarang untuk mudik.

Nah, bagi anda yang ingin mudik, ada baiinya anda menyimak 10 tips aman untuk meninggalkan rumah saat pulang ke kampung halaman, berikut tipsnya yang dikutip dari kompas com.

1. Kunci pintu dan jendela

Masyarakat yang hendak mudik diharapkan untuk memastikan seluruh pintu dan jendela sudah terkunci sebelum berangkat. Ini merupakan hal paling dasar yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah.

Lalu, pastikan untuk membawa kunci dan tidak meninggalkannya di tempat-tempat yang umum diketahui orang.

Misalnya, meninggalkan kunci rumah di keset, pot tanaman, dan sebagainya.

2. Matikan benda elektronik dan gas

Guna menghindari korsleting listrik, pemudik diminta mematikan seluruh barang elektronik seperti televisi, AC, kipas angin, dan lain-lain.

Cek kembali untuk memastikan semua barang elektronik tidak menyala sebelum berangkat mudik.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melepaskan regulator tabung gas. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya kebocoran gas yang bisa mengakibatkan kebakaran.

3. Simpan barang berharga di tempat aman

Sebagian besar masyarakat meninggalkan sejumlah barang berharga di rumah saat mudik, seperti emas, surat-surat berharga, uang, dan perhiasan.

Jangan biarkan barang-barang berharga tersebut berada di tempat yang tidak memiliki pengamanan

4. Kosongkan penampungan air

Mengosongkan penampungan air merupakan cara untuk mencegah nyamuk bertelur dan berbagai macam sarang penyakit.

5. Titipkan rumah kepada orang yang dipercaya

Jangan lupa untuk menitipkan rumah ke orang yang dipercaya seperti saudara, tetangga, atau pihak keamanan.

Pemilik rumah disarankan menginformasikan berapa lama rumah tersebut akan ditinggalkan untuk mudik.

Pemudik juga dapat melapor kepada Ketua RT atau RW setempat sebelum mudik. Jika perlu, tinggalkan nomor ponsel yang dapat dihubungi.

Jadi, mereka bisa menghubungi kamu sewaktu-waktu ada hal penting yang perlu dikonfirmasi.

6. Nyalakan lampu teras

Salah satu tanda rumah kosong adalah lampu teras yang menyala di siang hari atau mati pada malam hari.

Nah, untuk menyiasati hal ini, maka pemilik rumah bisa mengatur lampu dengan timer. Jika tidak memiliki timer, alternatif lainnya adalah meminta tolong kepada tetangga atau saudara terdekat untuk menyalakan dan mematikan lampu teras.

7. Isi token listrik

Tips selanjutnya adalah memastikan token listrik mencukupi selama rumah ditinggal mudik. Tujuannya, agar lampu teras atau penerangan lainnya tetap menyala.

Selain itu, jika token listrik habis maka alarm pengingat akan berbunyi, sehingga dapat mengganggu tetangga.

Serupa, bagi pelanggan listrik pascabayar, sebaiknya melunasi pembayaran listrik di awal bulan atay sebelum tanggal 20. Tujuannya, agar terhindar dari denda dan pemutusan listrik akibat keterlambatan pembayaran.

Tentunya, pemudik tidak ingin mendapati rumahnya mati listrik saat pulang ke rumah.

8. Bersihkan rumah

Sebelum mudik, luangkan waktu untuk membersihkan rumah. Sebab, jika rumah ditinggalkan dalam keadaan kotor dalam jangka waktu lama maka rentan mengundang tikus, kecoa, dan semut.

Selain itu, sampah-sampah yang ditinggalkan begitu saja dalam waktu lama pastinya akan membusuk sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

9. Hindari unggahan di media sosial

Tips selanjutnya adalah hindari mengunggah informasi berlebihan di media sosial bahwa kamu tengah mudik dalam jangka waktu lama.

Sebab, dikhawatirkan unggahan tersebut justru memicu niat buruk dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Apalagi, jika kamu menginformasikan bahwa kamu meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama beberapa hari.

10. Titip hewan peliharaan

Jika kamu memiliki hewan peliharaan di rumah, sebaiknya membawa serta hewan tersebut. Namun, jika kondisinya tidak memungkinkan, maka kamu bisa menitipkan hewan tersebut ke tempat penitipan hewan.

Dengan demikian, hewan kesayangan mendapatkan perawatan dan makanan saat ditinggal mudik dalam jangka waktu lama oleh pemilik.

Kondisi serupa juga berlaku jika kamu memiliki tanaman hias. Kamu bisa meminta tolong kepada tetangga atau saudara dekat untuk menyirami tanaman tersebut selama kamu mudik.

PDAM Makassar