banner dprd mkassar

PB HMI Soroti Kriminalisasi Aktivis Di Bima, Ukhy Sukirman Minta Komisi III DPR RI Evaluasi Kinerja Polri

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Hari ini Indonesia tercatat terus dihujani berbagai Kasus dan polemik mengenai Kriminalisasi atau tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian terhadap aktivis

Padahal, hari ini merupakan Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke 77 tahun. Polri dengan tugas Melindungi, Melayani dan Mengayomi sejatinya menjadi variabel penting dalam membangun kehidupan sosial masyarakat sehari hari.

Namun terdapat hal menyakiti hati rakyat bertepatan dengan momentum HUT Bhayangkara 2023. Momentum besar institusi kepolisian untuk memperbaiki citra di masyarakat.

Setelah berbagai kasus yang menerpa dan berakibat pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, kini semakin di perparah dengan kriminalisasi yang dilakukan oleh Polri di Nusa Tenggara Barat tepatnya di Kabupaten Bima.

Berjumlah 19 orang dipenjara lantaran aksi demonstrasi yang dilakukannya menuntut pembangunan jalan raya di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat.

Menyoroti penangkapan terhadap aktivis di Kabupaten Bima NTB tersebut, Ukhy Sukirman Ketua Komisi PB HMI geram dan angkat bicara. Dia menyampaikan bahwa Narasi besar Polri Presisi hanya sebatas slogan semata.

Ukhy menganggap penangkapan dan kriminalisasi Aktivis yang terjadi di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat, melalui proses yang tidak sesuai dan terkesan penuh dengan arogansi.

“Kriminalisasi Aktivis Di Bima Tidak sesuai dan telah mencederai institusi polri, maka demi kepentingan bangsa dan negara Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) layak untuk di copot,” ujar Ukhy saat ditemui di Kantor Pusat PB HMI Jakarta Selatan, Sabtu 1 Juli 2023.

Ukhy menyebutkan Polri Idealnya Menjaga suasana kebangsaan berupa ketertiban dilingkungan masyarakat, maka polisi harus fokus dalam melindungi dan mengayomi sebagaimana amanah undang-undang, dan jangan sesekali mengkhianati rakyat dan bangsa dengan jalan menjadi bekingan bagi para penguasa.

Dengan kejadian tersebut Ukhy Sukirman mendorong Komisi III untuk mengevaluasi kinerja Polri secara keseluruhan hingga ke daerah-daerah, guna terjadinya transformasi profesionalisme dalam batang tubuh polri guna mewujudkan yang aman dan kondusif.

Atas nama bangsa yang besar tugas daripada institusi kepolisian yaitu benar-benar menjadi pengayom masyarakat, tanpa pandang bulu, tanpa membeda-bedakan satu dengan lainnya, tutup Ukhy Sukirman Alumnus Magister Universitas Hasanuddin Tersebut.

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *