banner dprd mkassar

Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Bengkulu, Tekankan Peran Kemanusiaan Tanpa Batas

SUARACELEBES.COM, BENGKULU — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menegaskan bahwa tugas utama PMI adalah menjalankan misi kemanusiaan tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan. Hal itu disampaikan saat melantik Herwan Anthoni sebagai Ketua PMI Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 di Balai Raya Semarak, Rumah Jabatan Gubernur Bengkulu, Selasa (21/7/2026).

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi kepada pengurus PMI periode sebelumnya yang telah menjalankan tugas kemanusiaan selama lima tahun terakhir. Ia juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru dan berharap dapat menjalankan amanah dengan baik.

“PMI mempunyai tugas utama kemanusiaan dengan dasar kebersamaan. Kebersamaan itu artinya tidak melihat siapa pun berdasarkan agamanya, sukunya, maupun latar belakangnya,” ujar Jusuf Kalla.

Menurut JK, PMI merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan terbesar di dunia karena hampir setiap negara memiliki organisasi Palang Merah atau Bulan Sabit Merah. Karena itu, kerja kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah maupun negara.

“Kemanusiaan adalah hati nurani, kebersamaan, dan amal ibadah. Prinsip dasar kita adalah kesamaan, kenetralan, kemandirian, dan kerelaan,” katanya.

JK menjelaskan, salah satu tugas utama PMI adalah membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun mencegah terjadinya bencana. Indonesia, kata dia, merupakan negara yang rawan bencana karena berada di kawasan cincin api atau Ring of Fire.

“Indonesia sering mengalami gempa bumi, banjir, dan berbagai bencana lainnya. Ketika terjadi bencana besar, bantuan kemanusiaan dari berbagai negara juga datang melalui jaringan Palang Merah dunia,” jelasnya.

Selain penanganan bencana, JK menyoroti peran PMI dalam penyediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan hingga saat ini darah belum dapat dibuat secara buatan sehingga kebutuhan darah harus berasal dari sesama manusia.

“Sehebat apa pun ilmu pengetahuan di dunia ini, belum ada yang bisa membuat darah imitasi. Darah harus berasal dari manusia untuk manusia. Di situlah peran PMI mengumpulkan darah dari orang sehat untuk diberikan kepada yang sakit,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, JK juga menyampaikan berbagai upaya PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Ia mengatakan PMI telah mengerahkan ratusan mobil tangki air untuk membantu daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih.

“PMI menurunkan 400 tangki air untuk membantu masyarakat yang kesulitan air. Air mungkin murah, tetapi ketika tidak tersedia, menjadi sesuatu yang sangat berharga,” kata JK.

Menurutnya, kerja kemanusiaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan relawan. PMI berperan sebagai penghubung agar bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Di tengah itulah tugas PMI mengatur bagaimana orang yang mampu membantu, baik perusahaan maupun pemerintah, dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

JK mengungkapkan kekuatan PMI bukan terletak pada jumlah pengurus, melainkan jutaan relawan yang bekerja secara sukarela di berbagai daerah.

“Pengurus PMI jumlahnya terbatas, tetapi yang bekerja adalah jutaan relawan. Anak-anak muda, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang bekerja dengan sukarela dengan harapan mendapatkan amal ibadah dan rahmat Allah SWT,” tutur JK.

Ia menambahkan, banyak tokoh nasional yang turut menjadi bagian dari kepengurusan PMI karena pengabdian di organisasi tersebut bukan berorientasi pada materi, melainkan pengabdian kemanusiaan.

“Balasannya bukan materi, tetapi amal dan ibadah bagi kita semua,” ucapnya.

JK juga mengajak seluruh jajaran PMI Bengkulu untuk terus memperkuat semangat kemanusiaan. Menurutnya, membantu sesama merupakan bagian dari nilai agama sekaligus amanat konstitusi melalui sila kedua Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab.

“Mengabdi kepada PMI adalah modal utama untuk mendapatkan rahmat bagi kita semua,” kata JK.

Mengakhiri sambutannya, JK menyampaikan pantun khas Melayu sebagai pesan kebersamaan.

“Bengkulu mendapat bunga yang indah sebagai lambang persatuan dan marwah, PMI tempat mengabdi bersama untuk kesejahteraan seluruh rakyat kita semuanya.”

Pelantikan Herwan Anthoni sebagai Ketua PMI Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Bengkulu, serta jajaran pengurus dan relawan PMI.

PDAM Makassar