banner dprd mkassar

Singapore Airlines Batalkan Penerbangan Jakarta-Singapura, Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan

penumpang di bandara yang terdampak pembatalan dan erupsi Gunung Anak Krakatau

SUARACELEBES.COM, SINGAPURA — Erupsi Gunung Anak Krakatau di Indonesia berdampak langsung terhadap penerbangan antara Singapura dan Jakarta. Singapore Airlines (SIA) dan Scoot membatalkan sejumlah penerbangan rute Jakarta akibat sebaran abu vulkanik yang mengganggu keselamatan ruang udara.

Laporan media Singapura menyebut penghentian sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta membuat penerbangan dari dan menuju Jakarta ikut terdampak. Kondisi tersebut menyebabkan SIA dan Scoot membatalkan penerbangan Jakarta-Singapura pada Minggu (6/9/2026).

Gangguan tersebut terjadi setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terdeteksi menyebar hingga ketinggian sekitar 50.000 kaki. Abu vulkanik menjadi ancaman serius bagi penerbangan karena dapat mengganggu mesin dan sistem pesawat.

Reuters melaporkan sedikitnya 301 penerbangan terdampak, termasuk 58 penerbangan internasional, setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau menyebabkan sejumlah bandara menghentikan sementara operasionalnya.

Bagi penumpang yang memiliki jadwal penerbangan Jakarta-Singapura, kondisi ini membuat mereka harus memantau informasi terbaru dari maskapai. Perubahan jadwal penerbangan dapat terjadi mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik dan keputusan otoritas penerbangan.

Media Singapura juga melaporkan bahwa penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga sore waktu setempat. Kondisi tersebut membuat dampak erupsi Anak Krakatau tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar Selat Sunda, tetapi juga merembet ke konektivitas udara Indonesia-Singapura.

Erupsi Anak Krakatau kini menjadi perhatian regional karena abu vulkanik telah mengganggu aktivitas penerbangan internasional. Masyarakat yang hendak bepergian dari Singapura ke Jakarta maupun sebaliknya disarankan mengecek status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai.(Tim)

PDAM Makassar