banner dprd mkassar

Kemarau Mencekik, Air Justru Terbuang: Pelayanan PDAM Wajo Dipertanyakan

SUARACELEBES.COM, WAJO — Persoalan distribusi air bersih kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Wajo. Di tengah kemarau panjang yang berdampak terhadap kebutuhan air masyarakat, kebocoran jaringan perpipaan Perumda Tirta Danau Tempe (PDAM Sengkang) di Jalan Merpati, Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, kabupaten Wajo disebut telah berlangsung sekitar dua pekan.

Kondisi di lapangan menjadi perhatian lantaran air terlihat terus meluap dari jalur perpipaan yang sebelumnya telah dilakukan penggalian.

Air yang seharusnya dapat dimanfaatkan pelanggan justru tampak terbuang ke badan jalan.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan warga: mengapa kebocoran yang sudah diketahui belum juga mendapat penanganan hingga tuntas?

Sorotan semakin mengemuka karena persoalan tersebut terjadi saat masyarakat sedang menghadapi kondisi kemarau dan sebagian pelanggan di sekitar Jalan Merpati mengeluhkan lambatnya aliran air bersih keluar dari keran rumah,Minggu 04/10/2026.

Salah seorang warga, Juanda, yang ditemui di sekitar lokasi kebocoran, mengungkapkan kekecewaannya dengan bahasa Bugis, “Dee najampangi,” yang berarti kurang lebih “tidak dipedulikan.”

“Sudah dua Minggu itu habis digali tetapi tidak ada petugas PDAM yang kembali perbaiki dan hanya digali lalu ditinggalkan”Ucap Juanda.

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar kebocoran pipa. Air yang terus terbuang selama berhari-hari dinilai perlu menjadi perhatian serius karena menyangkut pelayanan publik dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Jangan Sampai Air Terbuang, Warga Justru Kesulitan
Kondisi tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pemeliharaan jaringan distribusi air bersih. Apalagi, pelanggan tetap membutuhkan pelayanan yang lancar, sementara setiap tetes air menjadi sangat berarti di tengah musim kemarau.

Warga berharap pihak teknis Perumda Tirta Danau Tempe segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap titik kebocoran tersebut sehingga tidak terjadi pemborosan air sekaligus memastikan distribusi kepada pelanggan kembali normal.

Sorotan terhadap pengelolaan Perumda Tirta Danau Tempe juga datang setelah adanya pemeriksaan oleh tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Wajo beberapa pekan lalu, termasuk pemeriksaan terhadap PDAM.

Pemeriksaan tersebut sebelumnya disebut menjadi bagian dari upaya penataan dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, masyarakat berharap berbagai temuan maupun evaluasi terkait pengelolaan perusahaan daerah dapat berujung pada perbaikan pelayanan yang benar-benar dirasakan pelanggan.

Hingga berita ini diterbitkan, Direktur Perumda Tirta Danau Tempe Kabupaten Wajo, Ir. Andi Gusti Makkarodda, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan mengenai kebocoran jaringan tersebut.

Redaksi Media Suaracelebes.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Direktur Perumda Tirta Danau Tempe maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan atas persoalan ini, sebagai bentuk komitmen terhadap pemberitaan yang berimbang dan sesuai kaidah jurnalistik

PDAM Makassar