Keera-Sajoanging Inginkan Oto Dottoro’ Berpangkalan di Wilayahnya

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Abdul Wahab Dai, salah seorang warga Desa Paojepe, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan mengusulkan agar armada Oto Dottoro’ atau Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (PPKT) ditempatkan pula di Kelurahan Ballere, pusat pemerintahan Kecamatan Keera, sebagai salah satu pangkalan.

Menurut catatan media ini, salah satu armada Oto Dottoro’ yang diadakan pada masa pemerintahan Duo Amran ini berpangkalan di salah satu fasilitas kesehatan di Kelurahan Bulete Pitumpanua (Siwa) dengan wilayah pelayanan mengikuti wilayah kerja Puskesmas Pitumpanua, Puskesmas Keera dan Puskesmas Salobulo.

“Dalam pandangan saya, untuk lebih memaksimalkan pelayanan, sebaiknya fasilitas kesehatan di Kecamatan Keera juga mendapat Oto Dottoro’. Armada mobil pelayanan kesehatan di Keera hanya ada satu, di Puskesmas Salobulo ada dua. Sementara armada-armada begitu banyak di Pitumpanua,” tuturnya dalam wawancara dengan media ini.

Media ini mencatat pula bahwa wilayah kerja Puskesmas Sajoanging, Oto Dottoro’-nya berpangkalan di Peneki (Kecamatan Takkalalla). “Awalnya kami berpikir sebaiknya diadakan pergeseran pangkalan armada Oto Dottoro’ dari Pitumpanua ke Keera, sebab Ballere berada pada posisi di tengah-tengah, namun beberapa tokoh masyarakat berpendapat bahwa untuk menghindari masalah baru, lebih baik kita usulkan saja ke Pemerintah Kabupaten agar ada pengadaan armada Oto Dottoro’ untuk Keera.”

Jauhnya wilayah kerja Puskesmas Keera dan Salobulo dari Pitumpanua yang menjadi pangkalan Oto Dottoro’ sering dikeluhkan oleh warga. “Apalagi armada kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Keera dan Salobulo minim,” tutur Agustan salah seorang warga Desa Inrello, Kecamatan Keera. Terkadang Oto Dottoro’ lambat tiba di lokasi pesakit bila dihubungi karena berpangkalan di pusat pemerintahan Pitumpanua.

“Tentang usulan pergeseran pangkalan Oto Dottoro’ dari Pitumpanua ke Keera yang berada di tengah-tengah, justru saya tidak setuju, sebab berpeluang menimbulkan masalah baru,” ujarnya memberi pertimbangan kepada media ini.

Sementara itu Ilham Jaya, salah seoramg warga Sajoanging mendukung pula wacana usulan pengadaan armada Oto Dottoro’ di Sajoanging yang memiliki dua Puskesmas (Puskesmas Sajoanging dan Salobulo). “Siwa terlalu jauh kalau harus melayani wilayah kerja Puskesmas Salobulo,” jelasnya.

Kecamatan Sajoanging yang dilayani oleh dua Oto Dottoro’ yang berbeda pangkalan dan jauh, tambahnya, sepatutnya juga mendapat Oto Dottoro’.

Pusat Pelayanan Kesehatan Keselamatan Terpadu (PPKT) berupa Oto Dottoro’ ini diluncurkan Sabtu, 15 Februari 2020 tahun lalu. Oto Dottoro’ ini merupakan satu dari 25 program yang dirancang oleh Duo Amran sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo.(*)

PEMKOT-Makassar