banner dprd mkassar

Paket NA – Aliyah, Syamsul Bahri Sirajuddin : Masih Sebatas Isu

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Bakal Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sedang diganggu. Niatannya berduet dengan Tanribali Lamo (TBL) di Pilgub Sulsel 2018 tak direstui oleh beberapa kalangan. Utamanya jika Bupati Bantaeng tersebut berniat maju lewat jalur partai politik.

Duet Nurdin dengan Bupati Sidrap, Rusdi Masse (RMS) mencuat ke permukaan. RMS yang juga Ketua DPW NasDem Sulsel, direstui oleh elite DPP NasDem untuk bergandengan. Dengan catatan, NA ikhlas melepas TBL dan meminang RMS.

Aliyah Mustika Ilham saat mendaftar di Partai Demokrat Sulsel
Aliyah Mustika Ilham saat mendaftar di Partai Demokrat Sulsel

Isu tersebut sempat ditampik oleh Nurdin. Hanya saja, pernyataannya pun cukup pasrah, dan tak begitu ngotot mempertahankan TBL. “(Duet NA-RMS) kita tidak bisa juga mengatakan tidak. Karena kita bukan Tuhan, semua bisa terjadi,” kata NA saat ditemui di Sekretariat DPD Demokrat Sulsel, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kamis (3/8/2017) lalu.

Selain diwacanakan dengan RMS, rupanya NA jauh hari sebelumnya sempat sowan dengan Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin. Pertemuan keduanya membincang soal Pilgub Sulsel. Dan tersiar isu, Nurdin juga sempat meminta IAS merestui dirinya untuk bertarung di level politik tertinggi di Sulsel.

Menanggapi hal tersebut Presiden Batu Putih Sindycate, Syamsul Bahri Sirajuddin mengatakan hal itu hingga kini masih sebatas isu.

Nurdin Abdullah bersama Tanri Bali Lamo,  saat mengembalikan formulir partai Demokrat Sulsel.
Nurdin Abdullah bersama Tanri Bali Lamo, saat mengembalikan formulir partai Demokrat Sulsel.

“Itu cuma isu yang dibikin-bikin. Tidak ada itu,” tegas lelaki yang kerap disapa Deng Ancu itu, saat dikonfirmasi via telepon, pada Sabtu (5/8/2017).

Sebelumnya, Deng Ancu hanya mengaku, Aliyah kini sedang dijajaki oleh Agus Arifin Nu’mang. Katanya, peluang keduanya berpaket justru jauh lebih besar.

“Peluangnya tentu masyarakat bisa lihat sendiri. Yang lain semua sudah ada pasangannya. Nurdin Abdullah dengan Tanribali, Nurdin Halid sama Ustadz Aziz, Ichsan dengan Andi Cakka. Ambil saja kesimpulan sendiri,” katanya.(*)

PDAM Makassar