banner dprd mkassar

Bertarung di Dapil III Sulsel, Bacaleg H. Duddin Yakin Diterima Baik Oleh Masyarakat Gowa Takalar

SUARACELEBES.COM, GOWA – Pesta demokrasi akan segera digelar serentak pada tahun 2019 mendatang. Bukan hanya pemilihan presiden yang menyita perhatian masyarakat. Tahun depan pemilihan legislatif (pileg) juga digelar untuk mencari wakil rakyat di pemerintahan.

Tak sedikit nama lama yang kembali muncul di daftar calon legislatif di pileg. Namun ada juga beberapa nama pendatang baru yang ikut bertarung.

Mantan kepala sekretariat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulsel, H. Duddin Dg. Ngemba S.sos salah satu nama baru yang mencalonkan diri sebagai calon legilstaif. Haji Duddin tercatat sebagai Bakal Calon Legislatif dari partai Nasdem Sulsel yang akan bertarung di dapil tiga Sulsel, meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar.

Meski tercatat sebagai sosok baru di kontestasi pileg, Haji Duddin menilai
politik bukan barang baru dilingkungannya, pasalnya, istri tercintanya yakni Hj. Asmawati seorang politisi yang kini duduk di DPRD Kabupaten Gowa menjadi ruh untuk terjun ke dunia politik. “Istri saya anggota dewan di Gowa, ini juga mendorong saya untuk terjun ke politik. Maka Nasdem adalah partai pilihan, yang hingga saat ini komitmen dalam mengawal aspirasi masyarakat dengan basis pendekatan rakyat,” ungkap Komisaris PT. Comdang Putra ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan yang mendorongnya untuk maju sebagai wakil rakyat, karena Legislator punya wewenang untuk melakukan fungsi-fungsi pengawasan terhadap program yang dijalankan pemerintah. “Program pemerintah harus pro rakyat, sehingga harus dikawal dengan baik dan tepat sasaran,” kata

Sementara itu menurut Haji Duddin, melihat geopolitik di Dapil tiga Sulsel, persaingannya untuk maju cukup ketat. Meski demikian, Haji Duddin yakin dengan melakukan kerja politik dan figur bisa diterima dengan baik oleh masyarakat adalah kunci dari perjuangan. “Kalau saya diterima ditengah masyarakat berkat kepedulian dalam memperhatikan nasib mereka kenapa tidak, saya akan berjuang mati-matian untuk rakyat,” Tutupnya.(*)

PDAM Makassar