Gubernur Gorontalo dan Sulut Angkat Bicara Pasca Melihat Suasana Perbatasan

PDAM Makassar

SUARACELEBES.COM, GORONTALO – Dengan adanya kebijakan larangan mudik untuk pencegah penyebaran COVID-19 Gubernur sulawesi utara Olly Dondokambey dan juga Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, menegaskan tidak ada mudik dikedua provinsi.

Bersama Forkompimda pertemuan yang dilaksanakan di perbatasan ataran sulawesi utara dan gorontalo (desa tuntulow, kecamatan kaidipang) pada hari kamis, (06/05/2021).

Kedua Pimpinan Daerah tersebut baik Olly Dondokambey dan Rusli Habibie mengaku puas dengan adanya pembatasan larangan mudik di posko perbatasan.

“Hari ini saya bertemu dengan Gubernur Gorontalo diperbatasan dalam rangka pengecekan suasana kebijakan pemerintah untuk membatasi arus mudik, dan apa yang kita lihat dikedua posko baik Sulut yang ada di Pinogaluman dan Gorontalo di Atinggola berjalan dengan baik sesuai dengan harapan,” jelas Olly Dondokambey.

Kedua Gubernur juga telah sepakat memberi kelonggaran untuk masyarakat dikedua wilayah perbatasan Provinsi untuk bepergian, karena berdekatan dan memiliki ketergantungan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan pada pengecekan pembatasan arus mudik kali ini telah berjalan lancar dengan tidak ada lagi kemacetan.

“Kita di Gorontalo memiliki empat perbatasan yakni Sulut dua dan Sulteng juga dua, dan khusus perbatasan antara Provinsi Gorontalo dan Sulut koordinasinya, Alhamdulillah telah berjalan dengan baik. Tidak ada lagi kemacetan yang terjadi seperti tahun sebelumnya yang hanya Gorontalo melaksanakan PSBB dan Sulut tidak, jadi memang macet dimana mana,” ungkap Rusli Habibie.

Rusli Habibie pun berharap kepada masyarakat untuk menaati kebijakan pemerintah ini, karena apa yang dilakukan ini tujuannya untuk melindungi masyarakat.

Sebelumnya kebijakan larangan mudik ini berlaku dari tanggal 6 Mei sampai 17 Mei tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran tim satgas pusat COVID-19, dan arahan Presiden Jokowi pada saat rapat bersama dengan seluruh pimpinan daerah secara virtual.(Arjun)

Pemkot Makassar SC