banner dprd mkassar

LP2M Gelar Pengabdian kepada Masyarakat, Prof Bakhrani Rauf: Kita Bentuk Masyarakat yang Mandiri Secara Ekonomi

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan workshop penyusunan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Prof. Bakhrani Rauf menjelaskan mengenai skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM).

Pada kegiatan tersebut, Bakhrani menerangkan sedikitnya ada tiga mitra yang perlu diketahui mengenai PBM. Pertama, mitra sasaran masyarakat yang produktif secara ekonomi.

Sasarannya, dikatakan Bakhrani, kelompok perajin, kelompok nelayan, kelompok tani, kelompok ternak, yang setiap anggotanya memiliki karakter produktif secara ekonomis.

Selain itu, kata dia. Mitra sasaran industri rumah tangga (IRT) dengan kepemilikan usaha bersifat individu, perseorangan disyaratkan mempunyai karyawan minimal 4 orang di luar anggota keluarga.

“Kedua, mengenai PBM, mengarah pada bidang ekonomi produktif,” ujar Bakhrani di hadapan 321 peserta lingkup UNM, Kamis (8/6/2023).

Dengan mengarah ke bidang ekonomi produktif, Bukhari menyebut, jumlah anggota minimal 5 orang dalam berkelompok, seperti kelompok dasawisma, pokdarwis, kelompok PKK, kelompok pengajian, kelompok ibu-ibu rumah tangga dan lain- lain.

Mitra selanjutnya, tambah Bakhrani. Masyarakat yang tidak produktif secara ekonomi.

“Di antaranya, sekolah (PAUD, SD, SMP, SMA/SMK), karang taruna, kelompok ibu-ibu rumah tangga, kelompok anak-anak jalanan, RT/RW, dusun, desa, puskesmas/posyandu, pesantren dan lain sebagainya,” ucap dia.

Bakhrani menyebut, dirinya menggelar PBM tersebut untuk memberdayakan mitra dari kelompok masyarakat umum, kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang ekonomi dan kelompok masyarakat yang belajar berwirausaha

“Kita membentuk dan mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial,” tukasnya.

Tambahnya, juga untuk membantu menciptakan ketentraman dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Serta meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain yang dibutuhkan (softskill dan hardskill),” kuncinya.

Pemkot Makassar

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *