SUARACELEBES.COM, SIDRAP — Sudah berpuluh-puluh tahun Dusun Bukkere yang berada di Desa Cenrena, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap merupakan wilayah terisolir.
Jumlah penduduk di daerah pengunungan itu mencapai 262 lebih jiwa dengan mata pencarian bercocok tanam. Dilokasi ini, akses transportasi sangat sulit, bahkan aliran listrik dari PLN belum ada.
Sebagian besar warga hanya menggunakan alat penerangan dari pelita. Sebagian pula membuat swadaya pembangkit listrik tenaga air dengan menggunakan alat seadanya. Itupun tidak bekerja secara maksimal.
Sementara jarak tempuh dari pemukiman padat penduduk di Dusun Pakkasaloe dengan Bukkere mencapai 10 Kilometer.
Untuk keluar masuk menjual hasil bumi,warga hanya bisa menggunakan kendaraan motor taksi dengan memakan waktu mencapai 2 jam. Sebagian juga jalan kaki dengan lama setengah hari perjalanan.
Setelah sekian lama menjadi daerah terisolir, kini warga di daerah penghasil cengkeh, durian, jagung, padi dan gula merah itu akan bernapas lega karena akan segera dibukakan akses jalur transportasi.
Pembuatan akses jalur transportasi itu dilakukan oleh Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari Kodim 1420 Sidrap. Pihak TNI bersama warga akan membuka akses jalan dengan panjang sekitar 5,6 Km.
Kepala Desa Cenrana, Kartono S.Pdi mengatakan, daerah yang dipimpinnya itu sudah berpuluh-puluh tahun menjadi daerah dengan akses sangat sulit terjangkau.
“Akses jalan sangat sulit dengan medan yang terjal dan curam. Hanya kendaraan motor taksi yang bisa kesana. Tidak ada jaringan listrik dari PLN maupun jaringan komunikasi,” kata Kartono, Kamis, 12 Juli.
Dia mengatakan, dengan adanya pembangunan jalan transportasi ke daerah itu membuat warga bernapas legah. “Warga sangat antusian bersama-sama TNI, dan Pemda untuk membangun jalan tersebut,” ucapnya.
Kartono menjelaskan bahwa di Desa Cenrana jumlah penduduk mencapai 890 jiwa dengan tiga wilayah pembagian yakni Dusun I Pakkasaloe sebanyak 348 jiwa, Dusun II Coppo Sulureng 281 Jiwa, dan Dusun III Bukkere 262 jiwa. Selain berkebun, warga di daerah ini juga banyak beternak sapi.
Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Eko Paskah HN mengatakan, lokasi pembangunan akses tranportadi di Desa Cenrana ini memang merupakan salah satu program prioritas.
Dimana daerah tersebut adalah ada salah satu dusunnya masuk wilayah terisolir. “Wilayah ini memang menjadi prioritas utama kita dalam TMMD ke 102 ini,” kata Eko Paskah usai upacara pembukaan TMMD di Lapangan sepak Bola Bilokka, Panca Lautang.
Di wilayah Bukkere itu, kata Dandim 1420 Sidrap merupakan tempat perekonomian warga Desa Cenrana dengan fasilitas yang belum ada. “Dengan jalan yang akan di buat ini akan meningkatkan perekonomian warga disana,” katanya.(*)









