Muswil KAHMI Sulsel, Muncul Nama Prof. Mustari Mustafa, KAHMI Gowa : Kami Dukung Beliau

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Pelaksanaan Musyawarah Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Selatan yang akan diselenggarakan pada Sabtu, Tanggal 15/01/2022 memunculkan nama banyak figur yang akan bersaing merebut kursi presidium.

Figur-figur yang bermunculan dari beragam latar belakang profesi, diantaranya Politisi, Praktisi, Pengusaha dan juga Akademisi. Salah satu nama yang mencuat adalah Prof. Dr. Mustari Mustafa. Nama guru besar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar ini mengemuka setelah Majelis Daerah KAHMI Gowa melakukan rapat konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Syawaluddin Rala selaku koordinator Presidium MD KAHMI Gowa.

Mustari Mustafa dinilai sangat tepat untuk direkomendasikan mengisi kursi presidium KAHMI Sulsel. Hal tersebut diutarakan oleh Sekretaris Umum MD KAHMI Gowa, Muhammad Fadhil.

“Ya, benar kami dari pengurus KAHMI Kabupaten Gowa mendorong Prof Mustari Mustafa sebagai kandidat presidium KAHMI Sulsel” ungkapnya.

Pencalonan tersebut muncul setelah pengurus MD KAHMI Gowa melakukan rapat pengurus pada Jumat (14/01/2022), yang salah satu agendanya adalah persiapan mengikuti Musyawarah Wilayah Yang akan di gelar 15-16 Januari esok.

Fadhil pun menjelaskan alasan mengusung Mustari Mustafa karena memiliki kapasitas keilmuan maupun keorganisasian yang tidak diragukan.

Hal tersebut terlihat dari pengalaman organisasi maupun pengalaman pengabdian baik karir di pemerintahan maupun diluar pemerintahan.

“Secara kapasitas keilmuan atau organisasi, saya rasa beliau ini tidak usah diragukan lagi. Kita dapat melihat sendiri secara kasat mata dari pengalaman-pengalaman beliau di organisasi ataupun secara pengabdian di dalam atau diluar pemerintahan” jelasnya.

“Terlebih lagi beliau ini seorang Guru Besar di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, selain itu aktif sebagai tokoh agama, mengisi diskusi-diskusi keilmuan, dan pernah menjabat sebagai Atase pendidikan di Thailand” pungkasnya.(*)

Badan Intelijen Negara
Pangkep SC