banner dprd mkassar
Gowa  

Jelang Idul Adha, Dompet Duafa Sulsel Bakal Tebar Hewan Kurban ke 5000 Penerima Manfaat

SUARACELEBES.COM, GOWA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dompet Duafa Sulsel lakukan konferensi pers membahas terkait program Tebar Hewan Kurban (THK) yang berlangsung di Kampung Ternak, tepatnya Jalan Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (15/6/2022).

Program tahunan Dompet Duafa ini telah dimulai sejak tahun 1994 hingga saat ini. Rencananya, tahun ini THK akan disebarkan ke 13 Kabupaten yang terdapat di Sulawesi Selatan dan Barat serta bakal diterima oleh 5000 penerima manfaat dari 500 hewan kurban yang disediakan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Rahmat Hidayat selaku Pimpinan Cabang Dompet Duafa Sulsel. Dia mengatakan bahwa nantinya daging kurban ini akan disebarkan ke beberapa kabupaten, baik yang ada di Sulsel ataupun Sulbar.

“Untuk pendistribusian akan menjangkau hingga 13 kabupaten yang ada di Sulsel dan Sulbar. 13 kabupaten diantaranya yakni Sinjai, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Bone, Selayar, Mamuju, Polman, Bantaeng dan Jeneponto,” sebutnya kepada awak media saat melakukan konferensi pers.

Dia juga menjelaskan bahwa pembagian THK yang akan dibagikan pada tanggal 9-12 Juli 2022 mendatang ini adalah sebagai bentuk komitmen dari Dompet Duafa agar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Ini adalah bentuk komitmen dari Dompet Dhuafa untuk memberikan manfaat daging kurban secara merata kepada para warga prasejahtera yang kesulitan menjangkau daging serta upaya untuk meminimalisir penumpukan daging kurban di perkotaan,” jelasnya.

Rahmat melanjutkan, untuk kriteria lokasi untuk pembagian THK atau hewan kurban ini harus memenuhi syarat 3T, yaitu di daerah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan.

“Kalau untuk kriteria lokasi penyebarannya itu dilakukan di daerah terluar, tertinggal dan terdepan (3T), khususnya yang mengalami defisit daging kurban, daerah muslim minoritas , daerah pasca bencana, serta beberapa daerah pelosok yang mengalami krisis pangan,” lanjutnya.

Selain membagikan hewan kurban, Dompet Duafa juga sangat memperhatikan kesehatan dari hewan kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat.

“Meskipun saat ini tengah marak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), namun masyarakat tidak perlu khawatir, sebab Dompet Dhuafa telah bekerjasama dengan mitra untuk melakukan Quality Control terhadap hewan kurban agar kesehatan hewan terjaga dan memenuhi syariat islam untuk dikurbankan,” ujarnya.

“Selain itu, Dompet Dhuafa juga taat kepada segala bentuk instruksi dan ketentuan pelaksanaan qurban oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI),” lanjutnya.

Sebagai informasi, Dompet Duafa juga membuka wadah kepada para donatur yang ingin berkurban atau membeli hewan kurban. Para donatur yang ingin berkurban bisa mengirimnya melalui Bank Muamalat : 801.004.8528, Bank Mandiri : 152.0022.9992.92, BSI : 159.387.1450, atau Bank CIMB Syariah : 86.000.890.4000, bisa juga menghubungi nomor 085373211111.

Untuk harganya cukup beragam, berdasarkan berat atau bobot dari hewan kurban tersebut, seperti 1 ekor sapi berbobot 220-250 kg seharga Rp 14,5 juta, 1/7 ekor sapi seharga Rp 2,1 juta, kambing premium seharga Rp 3,1 juta, dan kambing standar seharga Rp 2,1 juta. Harga-harga tersebut termasuk untuk biaya pemotongan, pendistribusian, hingga biaya packing.

Diketahui, nilai lebih dari program THK Dompet Dhuafa ini adalah pendistribusian daging yang menerapkan sistem eco-friendly, yang mana daging kurban dibungkus dengan besek bambu, telo bag, daun pisang, ataupun daun jati sebagaimana kearifan lokal setempat.

PDAM Makassar