SUARACELEBES.COM, PINRANG-Deretan program yang ditawarkan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) mendapat respons positif di tengah warga Pinrang. Mereka mengaku tidak sabar menanti program pasangan nasionalis-religius ini terpilih.
Hal tersebut diakui warga Pinrang, Harmawati. Ia mengatakan, dirinya sangat menyukai program yang ditawarkan pasangan NH-Aziz. Menurutnya, program tersebut sangat sesuai dengan harapan masyarakat.
“Bagus-bagus programnya, apalagi program kesehatan gratis lewat KTP,” pujinya.
Warga Kecamatan Manarang ini menjelaskan, dirinya selama ini harus merogoh banyak kocek apabila berobat ke rumah sakit. Hal itu sangat menyulitkan kondisi ekonominya yang pas-pasan.
“Saya sampai sekarang nda pernah urus BPJS karena terlalu susah diurus. Makanya harus keluarkan uang juga kalau mau pergi berobat ke rumah sakit,” tuturnya.
Sehingga, ia merasa sangat bersyukur apabila NH-Aziz terpilih menjadi gubernur dapat merealisasikan program yang sangat diharapkannya tersebut.
“Alhamdulillah kalau sudah bisa dapat kesehatan gratis cuma lewat KTP. Pasti saya dukung ini,” tandas ibu satu anak ini.
Nurdin Halid menyambangi Stadion Bau Massepe, Pinrang, Selasa sore (17/10). Dalam kunjungan tersebut, ia melantik Pengurus Golkar Pinrang dan menyerahkan rekomendasi calon Bupati Sidrap usungan Partai Golkar.
Dalam kesempatan itu, Ketua Harian DPP Golkar ini disambut oleh ratusan warga Pinrang yang memadati. Mereka antusias bahkan rela berdesak-desakan menanti kedatangan calon orang nomor wahid di Sulsel itu.
Sebelum menutup sambutannya, NH menggalang dukungan warga agar menentukan pilihan dengan hati nurani. Warga diminta dapat memilih secara bijak dengan memperhatikan program calon gubernur yang menjadi harapan bersama.
“Kalau mauki bisa gampang berobat, cukup dengan KTP tanpa perlu menjadi anggota BPJS, kita dukung ka,” pungkasnya.
Perhatian NH terhadap peningkatan layanan kesehatan tidak hanya sebatas itu saja. Ia juga memprogramkan peningkatan status Puskesmas hingga ke masing-masing kecamatan. Selain itu, penambahan tenaga kesehatan juga dilakukan hingga ke pelosok. (*)









