banner dprd mkassar

Dewan Desak “Singkirkan” Kendaraan Plat B di Sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Menjamurnya Plat kendaraan kode B di Sulawesi Selatan, khusus di Makassar membuat geram sejumlah anggota dewan. Tak terkecuali politisi dari Partai Golkar Armin Mustamin Toputiri.

Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel ini menegaskan bahkan mendesak Bapenda Sulsel dan Samsat untuk menertibkan nomor kendaraan berplat B yang saat ini “membanjiri” Kota Makassar.

Alasannya, kendaraan dengan plat tersebut tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah alias pajak di Sulsel.

“Sebenarnya ini sangat merugikan Sulsel. Karena pajak penghasilkan masuk ke provinsi lain bukan masuk ke Sulsel,” tegas Armin, Minggu (20/8/2017)

Untuk itu, legislator DPRD Sulsel ini berharap agar Bapenda dan pihak Samsat dapat bekerjasama untuk segera menertibkan kendaraan yang berplat B di Sulsel tanpa terkecuali.

“Tugas kami di DPR adalah melakukan fungsi pengawasan. Kami juga sudah meminta sejauh mana pemantauan itu dilakukan,” terangnya.

Anggota fraksi Golkar ini menjelaskan, pengguna kendaraan berplat B ini, rata-rata berdomisili di Makassar.

Hanya saja kendaraan tersebut dibeli di Jakarta karena jumlah harga yang tergolong murah dibandingkan dengan harga jual di kota Makassar.

“Domisili kepemilikan itu penting. Orang beli mobil di Jakarta karena murah, dengan menggunakan identitas palsu, misalnya pinjam KTP temannya kemudian dia scan ganti namanya, baru kendaraan itu dibawa ke sini (Makassar) kemudian biaya pengiriman juga murah,” ungkapnya.

Plt ketua Golkar Palopo ini menambahkan, sebelumnya komisi C juga telah berkoordinasi dengan Bapenda soal banyak kendaraan yang masih berplat putih.

Sehingga dengan persoalan ini semua pihaknya akan melakukan koordinasi kembali dengan Dinas terkait untuk penertiban kendaraan yang berplat dari luar. (*)

PDAM Makassar