SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Kasus varian Covid-19 Omicron hingga saat ini belum mereda di Indonesia, namun kini hadir lagi varian baru yakni Deltacron.
Deltacron sendiri merupakan mutasi SARS-CoV-2 yang tergabung dari virus Covid-19 varian Delta dan Omicron.
Meski begitu, namun virus terbaru ini dinyatakan oleh Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane belum cukup berbahaya dibandingkan mutasi lainnya.
Saat ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) masih mengklasifikasikan Deltacron sebagai varian yang dipantau dan statusnya belum naik menjadi Variant of Interest (VoI) maupun Variant of Concern (VoC).
Selain itu, WHO juga menyatakan varian rekombinan dari Delta dan Omicron ini belum memenuhi syarat untuk menjadi VoI atau malah VoC.
Virus baru ini sendiri belum menunjukkan sifat penularan yang cepat dan masif seperti Omicron. Varian ini juga tidak virulen atau ganas serta belum menunjukkan seberapa parah mutasi virus mampu ‘lari’ dari antibodi atau membuat vaksin kurang terlalu efektif.
Sebelumnya, sejumlah negara dilaporkan sudah mendeteksi varian tersebut seperti Inggris, Perancis, Belanda, dan Denmark, namun kasus masih rendah kendati ada potensi untuk meningkat.








