Beri Bantuan Korban Kebakaran di Jalan Badak, Warga : Bersyukur Ada Legislator Golkar Seperti Debbie Rusdin

PDAM Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Duka warga korban kebakaran di Jalan Badak, Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang Kota Makassar sedikit terobati.  Anggota DPRD Sulsel, Debbie Purnama Rusdin dari Fraksi Golkar berkunjung di Lokasi Kebakaran rersebut, memberikan bantuan  kepada Korban.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel itu menyerahkan langsung bantuan tersebut  berupa uang kepada 19 orang  Kepala Keluarga, dengan nilai Rp.1.000.000 perorang, Kamis (22/04/2021).

Saat menyerahkan bantuan, Debbie Rusdin menyampaikan rasa  duka dan prihatinnya, atas musibah kebakaran yang menimpa warga tersebut. “Saya turut prihatin dan berduka atas musibah yang menimpah kita disini. Ini ini bulah Ramadhan, bulan penuh berkah, semoga ada hikmah dibalik ini semua,” kata Debbie Rusdin.

Debbie Rusdin Berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban, dapat digunakan untuk biaya perbaikan rumah atau kebutuhan lainnya. “Bantuan yang saya berikan tidak seberapa. Semoga dapat meringankan beban kita disini, untuk biaya perbaikan rumahta atau untuk digunakan untuk kebutuhan lainnya. Sabarki semua,” ucap Debbie.

Salah  seorang warga korban Kebakaran , Ati Syam mengaku bangga atas kepedulian Debbie Rusdin terhadap masyarakat

“Kami Bangga bisa dikunjungi Ibù Debbie. Walaupun sibuk, dia tetap ada waktu menegok kami dalam keadaan berduka seperti ini. Saya salut dia, pantas dia jadi Wakil Rakyat tidak,” ucap Ati Syam.

Ati Syam memakili korban lainnnya menyampaikan rasa Syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan Debbie Rusdin.

“Kami bersyukur ada orang seperti ibu Debbie yang mau turut melihat kami. memberikan kami semangat dan bantuan. Terima Kasih Bu Dewan,” ujar Ati Syam.

Kebakaran yang terjadi di Jalan Badak Kecamatan Mamajang Kota Makassar, Minggu 18 April 2021 lalu itu, telah menghanguskan 13 rumah warga rata dengan tanah, atau tercatat sebanyak 19 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal. Kebakaran tersebut terjadi diduga akibat  arus pendek listrik.(*)

Gerinra Sulawesi Selatan